Suara.com - Ketika sedang melakukan beberapa aktifitas, tak jarang seseorang mengalami kondisi kram perut mendadak.
Tentu saja, kram perut ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya yakni gangguan pencernaan, usus buntu, peradangan, hingga faktor makanan.
Ketika sudah mengetahui penyebab kram perut, ada baiknya Anda melakukan sejumlah langkah agar tidak terulang kembali.
Untuk itu, berikut kami rangkum cara cepat mengatasi perut kram dari laman Yukepo---Jaringan Suara.com.
1. Kompres perut dengan alat kompres atau botol berisi air hangat
Untuk meredakan rasa kram, kamu bisa mengompres perutmu dengan botol air hangat. Caranya mudah kok, kamu tinggal tiduran sambil menempelkan botol itu ke perut kamu. Cara ini cukup efektif untuk meredakan rasa sakit dan membuat otot perut yang kencang menjadi lebih rileks.
2. Mengonsumsi obat
Jika rasa sakitnya tak kunjung hilang, kamu bisa minum obat khusus untuk mengobati perut kram, seperti naproxen, acetaminophen, dan ibuprofen. Pilih salah satu saja dari ketiga obat itu. Kamu bisa mendapatkan semua obat itu di apotek.
3. Coba minum wedang jahe
Baca Juga: Ampuh! 5 Cara Atasi Kram Perut saat Menstruasi
Jahe punya banyak manfaat untuk tubuh. Selain bisa menghangatkan tubuh, jahe juga bisa meredakan nyeri pada perut. Kamu juga bisa membuat wedang jahe ini di rumah.
Bahan yang kamu siapkan hanya, jahe, serai, daun pandan, dan sedikit garam. Semua bahan itu kamu masukkan ke dalam air yang mendidih. Kemudian kamu rebus hingga tercium aroma khas wedang jahe. Setelah itu bisa kamu nikmati.
4. Usahakan tidur atau setidaknya istirahat lebih awal
Memiliki tidur cukup bisa membantu menghilangkan rasa kaku di perut. Terlebih cara ini bisa meredakan rasa sakit karena kamu tak lagi banyak bergerak. Jadi saat pertama merasakan rasa kram, cobalah utuk istirahat dan tidur cukup waktu.
5. Lakukan hal ini jika kram perut tak kunjung sembuh
Jika minum obat kram tak kunjung hilang, kamu perlu waspada. Karena jika kram terjadi hingga berhari-hari, artinya ada yang salah dengan tubuhmu. Karena pada umumnya kram hanya terjadi dalam sehari atau dua hari saja paling lama. Apabila kamu mengalami kram tidak hilang selama dua hari labih, kamu perlu periksakan ke dokter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Bolehkah Kurban Satu Kambing untuk Sekeluarga Saat Iduladha? Ini Hukumnya
-
Spons Basah atau Kering, Mana yang Paling Bagus untuk Apply Foundation?
-
Cara Download Sertifikat UTBK SNBT 2026 dan Melihat Hasil Skornya
-
Apakah Guinness World Records Bisa Dibeli? Viral Bigmo Sindir Rekor Member Marapthon
-
Bedak yang Aman untuk Ibu Hamil Seperti Apa? Ini 5 Pilihan Produknya yang Aman untuk Janin
-
Link Pendaftaran SPMB Jakarta 2026: Jadwal Lengkap dan Syarat untuk SD, SMP hingga SMA
-
Bolehkah Puasa Arafah Saja Tanpa Puasa Tarwiyah? Simak Penjelasan Hukum dan Keutamaannya
-
Apakah 1 Juni Tanggal Merah? Cek Daftar Libur Bulan Depan di Sini!
-
Mengapa Banyak Orang Malu Makan Singkong? Upaya Mengembalikan Pangan Lokal ke Meja Makan Indonesia
-
Apa Itu Hari Tasyrik? Amalan Setelah Idul Adha dan Hikmahnya