Suara.com - "Kram perut" adalah istilah umum untuk kontraksi yang tajam dan berulang atau perasaan sakit atau tidak nyaman di perut. Sensasi ini dapat terjadi di mana saja antara dada bagian bawah dan panggul atau selangkangan. Adapun penyebab kram perut yaitu sebagai berikut.
Diketahui, kram perut dapat melibatkan apa saja di perut, termasuk lambung, usus, hati, kantong empedu, pankreas, kerongkongan, dan pembuluh darah. Kram perut terjadi pada semua kelompok umur atau populasi. Kebanyakan orang akan mengalaminya di beberapa titik selama hidup mereka.
Kram perut adalah gejala umum dari berbagai penyakit, gangguan dan kondisi. Penyebab ini berkisar dari ringan hingga serius. Kondisi ini juga sering mempengaruhi organ perut dan kadang-kadang organ panggul, seperti rahim dan kandung kemih.
Kram perut dapat mempengaruhi area kecil perut, seperti perut bagian bawah di dekat selangkangan atau di dekat perut. Kram perut juga bisa terjadi di seluruh perut.
Lantas, apa penyebab kran perut? Untuk lebih jelasnya, simak berikut ini ulasannya yang dilansir dari berbagai sumber.
1. Proses Abnormal
Penyebab kram perut termasuk infeksi, kanker, peradangan, trauma, obstruksi, dan proses abnormal lainnya. Kondisi seperti gangguan pencernaan dan stres yang relatif ringan dapat menyebabkan kram perut. Di sisi lain spektrum, kondisi yang mengancam jiwa seperti trauma, radang usus buntu, dan kanker kolorektal juga dapat menyebabkan kram perut.
2. Masalah Sistem Tubuh
Kram perut juga bisa disebabkan oleh masalah pada sistem tubuh selain saluran pencernaan dan organ ginekologi seperti aneurisma aorta perut, trauma perut, tumor perut, massa atau abses, gagal jantung kongestif akut, infeksi kandung kemih, keseleo otot yang disebabkan oleh olahraga, penyakit ginjal, stres, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Virus Corona Varian Omicron Bisa Pengaruhi Kesehatan Usus, Bikin Sakit Perut
3. Ginekologuis
Kram perut dapat juga terjadi karena alasan ginekologis sepertu komplikasi kehamilan (keguguran), kehamilan ektopik, endometriosis, kram menstruasi, kista ovarium, penyakit radang panggul (infeksi rahim dan saluran tuba), persalinan kehamilan, penyakit menular seksual (PMS).
Demikian informasi mengenai penyebab kram perut yang penting untuk diketahui. Jika kram perut terasa sangat menganggu, segera konsultasikan ke dokter agar mendapatkan penangan yang tepat.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026