Suara.com - Program wisata medis alias berobat sambil liburan semakin populer. Tak ingin ketinggalan, Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pun mengembangkan wisata medis dalam negeri.
Dikatakan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, wisata kesehatan menjadi salah satu daya tarik unggulan di sejumlah negara.
Adanya acara Indonesia Wellness and Health Tourism Expo, yang diselenggarakan di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, 9-13 Maret 2022 pun mendapat dukungan karena merupakan salah satu upaya mengampanyekan wisata medis di Indonesia.
Pameran ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Kedokteran Wisata Kesehatan Indonesia (PERKEDWI), yang merupakan bagian dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang bekerja sama dengan RajaMICE.
“Dalam memperkuat dan mendorong wisata kesehatan dan kebugaran Indonesia, kami mendukung kehadiran event ini. Kami mengucapkan selamat dan sukses atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan Indonesia Wellness and Health Tourism Expo,” ungkapnya, pada Senin (7/3/2022).
Lebih lanjut, Sandiaga berharap event ini bisa menjadi sarana untuk membangkitkan ekonomi dan kepercayaan masyarakat Indonesia, terutama pada layanan kesehatan di tanah air.
“Diharapkan juga, masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas kesehatan di Indonesia tanpa harus ke luar negeri,” ujar Sandiaga.
Sementara itu, Ketua umum PP Perhimpunan PERKEDWI dr. Mukti E. Rahadian menjelaskan, bahwa kegiatan pameran ini nantinya bisa dipergunakan untuk melakukan branding dan promosi, terutama bagi rekan-rekan yang memiliki layanan unggulan ekosistem health tourism.
“Fasilitas kesehatan yang hadir di sini sudah kita pilih memenuhi ekspektasi pasar di Indonesia. Nanti ada 20 peserta, yang nantinya 15 di antaranya adalah dari rumah sakit. Rumah sakit ini mewakili 150 rumah sakit di Indonesia dengan keunggulan masing-masing,” ungkap dr. Mukti.
Baca Juga: Promosikan Wisata Medis, Indonesia Wellness and Health Tourism Expo 2022 Siap Digelar!
Mukti juga menyampaikan, bahwa layanan kesehatan di destinasi wisata akan terus ditingkatkan, guna mendukung pengembangan wisata kesehatan dan kebugaran di Indonesia.
“Kami juga sedang mempersiapkan pelayanan kesehatan di destinasi wisata, yakni melalui platfrom digital, sehingga wisatawan yang ada di destinasi pelosok bisa melakukan konsultasi jika terjadi pada kesehatannya,” ungkapnya.
Berita Terkait
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Tren Medical Tourism di Asia Tenggara, Jadi Tolok Ukur Mutu Layanan Kesehatan?
-
Indonesia Serius Garap Pariwisata Hijau, Kunci di Kualitas SDM
-
Wonderful Indonesia 2025: Branding Global, Investasi Lokal, dan Wisata Berkelanjutan
-
Canva Gandeng Kemenparekraf : Gebrakan Baru Dongkrak Ekonomi Kreatif Indonesia!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Menolak Lupa di Tanah Adat: Asa Kang Edai dan Astra Merawat Suku Osing
-
Penjualan Geely Group Melonjak Drastis di GIIAS 2026 Melalui Dominasi Mobil Listrik
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati