Makanan khas Bugis selanjutnya adalah barongko. Makanan tradisional ini terbuat dengan bahan dasar yang sudah dihaluskan, kemudian dicampur dengan santan, gula pasir, dan garam.
Barongko diolah dengan cara dikukus dengan bungkus daun pisang. Makanan satu ini kerap menghiasi berbagai acara kebudayaan maupun syukuran.
Coto
Siapa yang tidak tahu makanan khas Makassar satu ini? Dengan bahan dasar jeroan sapi yang sudah direbus dalam jangka waktu yang lama, coto disajikan bersama ketupat dan potongan daging sapi yang menggugah selera.
Di kota Makassar sendiri, sudah ada beberapa penjual coto yang melegenda seperti coto maros, coto gagak, dan coto abdesir.
Gogoso
Jika di Jawa Anda mengenal lemper, maka Bugis memiliki gogoso sebagai penggantinya. Sama seperti tape ketan hitam, gogoso juga kerap dijadikan sebagai pilihan sajian lebaran.
Dibandingkan lemper, gogoso jauh lebih panjang dan ramping. Selain berisi ikan tongkol yang sudah dimasak dengan kelapa sangrai, ada pula gogoso yang tanpa isi. Meskipun begitu, rasa makanan khas Bugis ini tetap nikmat dan patut dicoba.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Baca Juga: Diet Karnivora Disebut Dapat Menurunkan Berat Badan, Namun Pakar Peringatkan Kekurangannya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi