Suara.com - Ayah kandung Meghan Markle kembali menuai sorotan setelah mengolok suami putrinya, Pangeran Harry dan menyebut Harry sebagai 'suami jahe' di sebuah video YouTube.
Ayah Meghan yang bernama Thomas Markle itu muncul dalam saluran video YouTube terbarunya, dan langsung membahas kehidupan pribadi sang putri yang menikahi pewaris takhta Kerajaan Inggris.
Berbicara dengan sahabat karibnya Karl Larsen, Thomas juga mengatakan bahwa dirinya siap memberi bukti kepada Meghan terkait kasus pengadilan yang dibawa oleh saudara tiri Meghan, Samantha, dan bilang dirinya akan merasa 'senang' untuk membawa Meghan dan Harry ke pengadilan.
"Saya akan senang melakukannya. Saya telah mencoba selama hampir empat tahun melihat putri saya dan suami jahenya di ruang sidang secara langsung. Saya akan sangat senang membela putri tertua saya," kata Thomas dikutip dari New Idea, Senin (14/3/2022).
Beberapa waktu lalu, Samantha, putri Thomas Markle yang berusia 57 tahun menggugat Meghan puluhan ribu dollar dan mengatakan bahwa Meghan telah berbohong kepada penulis buku Finding Freedom dan selama wawacara bombastis yang dilakukan dengan Oprah Winfrey beberapa waktu lalu.
"Saya membela putri tertua saya, Samantha. Dalam hal ini, dia harus menang karena buku Meghan penuh dengan kebohongan tentang dia. Saya akan muncul dalam deposisi dalam kasus ini jika memang harus demikian."
Sementara itu Michael Kump yang mewakili pihak Meghan Markle, menyebut gugatan tersebut tidak berdasar dan tidak masuk akal serta bagian dari pola perilaku (ayah Meghan) yang mengganggu.
"Kami akan memberikan (gugatan tersebut) perhatian yang minim, karena itu yang memang pantas mereka dapatkan."
Sementara terkait pilihan Thomas untuk memulai saluran YouTube dan mengangkat tema kontroversial, Karl mengatakan bahwa sahabatnya itu hanya ingin mengeluarkan apa yang ada di pikirannya.
Baca Juga: Hadir dalam Pertemuan Virtual, Ratu Elizabeth Sudah Sembuh dari Infeksi Covid-19?
"Dia ingin berbicara tentang bagaimana Meghan dan Harry telah memengaruhi keluarganya. Obrolan tidak dilarang. Dia ingin kebenaran ada di luar sana, seperti kebenaran Meghan keluar setahun yang lalu dalam wawancara bersama Oprah Winfrey. Dia (Thomas) juga ingin berbicara tentang apa yang ada di berita."
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Essence dan Serum, Apa Bedanya? Begini Urutan Pakai yang Benar agar Hasil Maksimal
-
Jelang Ramadan 2026, Sajadah hingga Kurma Diserbu
-
5 Rekomendasi Exfoliating Toner AHA BHA yang Aman untuk Pemula, Efektif Hempas Kulit Mati
-
Skandalnya Menyeret Nama Elit Indonesia, Apakah Jeffrey Epstein Masih Hidup?
-
7 Sepatu Skechers Diskon 50 Persen di Sports Station pada Februari 2026
-
5 Sunscreen Anti Aging Alternatif Sulwhasoo: Harga Lebih Murah, Mulai Rp38 Ribuan
-
Dorong Pemberdayaan, Komunitas yang Hadirkan Ruang Aman Perempuan
-
BPJS Kesehatan PBI Mendadak Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali
-
Siapa Ghislaine Maxwell? Tak Sekadar Kawan Dekat Jeffrey Epstein, Ini Perannya
-
5 Lulur di Indomaret untuk Mencerahkan Badan, Ampuh Angkat Sel Kulit Mati