Suara.com - Selain sebagai pemenuhan kewajiban bagi wanita muslim, saat ini hijab juga sudah menjadi bagian dari fashion. Bahan yang digunakan untuk membuat hijab pun beragam, mulai dari voal, satin, ceruti, corn skin, dan masih banyak lagi. Tak heran, banyak orang merasa butuh tips memilih bahan hijab sesuai kebutuhan.
Pemilihan hijab bisa dibilang lumayan tricky. Kamu tentu menginginkan hijab yang mudah dibentuk, anti kusut, dan tidak membuat gerah. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui karakteristik tiap bahan hijab.
Dilansir dari laman VOI, berikut 5 tips memilih hijab yang bisa kamu terapkan.
Tidak Mudah Kusut
Salah satu hal yang perlu kamu pertimbangkan adalah memilih bahan yang tidak mudah kusut. Kerutan memang bisa kamu hindari dengan menyetrika hijab sebelum kamu pakai. Namun, jika bahan yang kamu pilih salah, hijab akan cepat kusut, apalagi kalau dipakai seharian.
Voal atau satin merupakan bahan yang tepat untuk hijab supaya mudah disetrika dan tidak cepat kusut.
Tidak Panas
Iklim tropis di Indonesia menjadi tantangan tersendiri bagi pengguna hijab. Oleh karena itu, penting memilih bahan hijab yang tidak panas sehingga keringat di kepala tidak akan diproduksi berlebih.
Cobalah untuk memilih hijab dengan serat kain yang besar, terlebih jika kamu menggunakan hijab multilayer. Hijab yang berbahan panas juga bisa membuat timbulnya ketombe karena membuat rambut cepat lepek.
Baca Juga: 6 Tips Puasa untuk Penderita Asam Lambung agar Ibadah Lancar di Bulan Ramadhan
Tidak Mudah Pudar
Warna yang pudar menjadi salah satu hal menyebalkan pada hijab, Tidak hanya membuat hijab terlihat lebih kusam, jga juga bisa memberi noda pada pakaian lainnya saat hijab dicuci.
Sebagai pencegahan, cobalah untuk memisahkan hijab berwarna terang dengan pakaian atau hijab berwarna putih saat mencuci.
Tidak Licin
Ini juga termasuk tips memilih bahan hijab yang penting. Menggunakan hijab berbahan licin memang sedikit menyebalkan. Hijab akan lebih susah diatur atau lebih parahnya lagi melorot saat dipakai.
Untuk menghindarinya, kamu juga bisa menggunakan dalaman hijab atau ninja. Ini supaya hijab tersebut tidak bersentuhan langsung dengan rambut yang dapat membuatnya lebih cepat melorot.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Link Download Kalender April 2026 PDF Gratis, Lengkap dengan Pasaran Jawa
-
7 Parfum Lokal Aroma Powdery yang Tahan Lama, Wangi Lembut Elegan Seharian
-
5 Parfum Aroma Buah Tahan Lama untuk Tampil Segar Seharian
-
3 Shio yang Diprediksi Paling Beruntung Selama April 2026, Kamu Termasuk?
-
Kapan Sebaiknya Ganti Sepatu Lari Baru? Ini 3 Rekomendasi yang Paling Awet
-
Tren Hojicha Masuk Indonesia, CHAGEE Sajikan Menu Baru Hingga Merchandise Spesial
-
Apa Itu Nonchalant? Mengenal Arti Istilah Viral di TikTok Lengkap dengan Contoh Kalimat
-
5 Sabun Cuci Muka Deep Pore Cleansing untuk Bersihkan Pori-pori dan Komedo
-
Urutan Skincare Pagi Viva agar Bebas Noda Hitam, Bikin Kulit Cerah dan Kenyal
-
Fenomena Popcorn Brain, Efek Samping Doomscrolling yang Membahayakan Otak