Suara.com - Menu pencuci mulut yang rasanya manis dan gurih wajib ada di meja saat berbuka puasa. Selain bisa mengembalikan energi setelah seharian puasa karena kandungan gula, hidangan manis juga bisa menaikan mood untuk menjalani aktivitas di bulan Ramadhan.
Kehabisan ide resep takjil Ramadhan? Coba bikin resep kue bugis mandi taro ala Chef Devina yuk. Dijamin lezat untuk dijadikan takjil!
Intip di bawah ini ya bahan dan juga cara membuat kue bugis mandi taro.
Resep Kue Bugis Mandi Taro (25-30 pcs)
Bahan adonan:
275 gr Tepung Ketan
125 gr talas, kukus, haluskan
125 ml air mendidih
2 sdm susu bubuk vanilla
130-140 ml santan instan
Perisa taro secukupnya
Bahan isian:
200 gr kelapa parut segar
150 gr gula pasir
½ sdt garam
½ sdt vanila ekstrak tidak berwarna
2 lembar daun pandan
Bahan vla santan:
200 gr santan instan (kental)
200 gr air
20 gr Tepung Maizena
2 lembar daun pandan
1/2 sdt garam
Langkah:
1. Untuk isian, panaskan wajan, masukkan air, daun pandan, gula, dan vanila ekstrak, aduk hingga larut lalu masukkan kelapa parut dan garam, masak hingga air menyusut
2. Setelah dingin, bentuk bulat isian
3. Untuk adonan kulit bugis, kukus talas, hancurkan, lalu saring hingga halus
4. Di mangkuk terpisah, campurkan Tepung Ketan, susu bubuk, aduk kemudian tambahkan air panas, aduk rata
5. Masukkan talas, perisa taro, dan santan secara perlahan, aduk kembali hingga menyatu
6. Bentuk memanjang adonan, lalu potong dan bentuk bulat
7. Pipihkan lalu masukan isian, rapatkan kembali hingga berbentuk bulat, kukus hingga matang
8. Untuk vla santan, campurkan santan, garam, Tepung Maizena, dan pandan masak hingga mengental
9. Bagi menjadi dua, tambahkan secukupnya perisa taro ke dalam satu bagian, aduk rata
10. Siapkan cetakan atau mangkuk pudding, masukkan kue bugis dan vla santan
11. Kue bugis mandi siap disajikan
Untuk penjelasan lebih lengkapnya, langsung saja intip di channel YouTube Devina Hermawan, ya.
Baca Juga: Takjil Bolu Peca, Makanan Andalan Warga Bontang Kala Berbuka Puasa, Begini Resep dan Cara Buatnya
Berita Terkait
-
Hangatnya Ramadan: Ketika Berbagi Takjil Menyatukan Senyum di Berbagai Kota
-
Menjinakkan Lapar Mata Saat Beli Takjil: Kita Semua Bisa Kok!
-
Tutorial Menahan "Lapar Mata" Pas Ngabuburit: Biar Saldo Gak Ikut-ikutan Puasa
-
Ulang Tahun ke-13 Penuh Makna: Brotherhood Bikers Community Buktikan Solidaritas di Jalanan Tomang
-
Puasa Nasi Udah Biasa, Cobain Puasa Plastik Biar Bumi Gak Ikut Kepanasan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan
-
10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini
-
Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan
-
Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?
-
4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket
-
Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?
-
Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek
-
Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
-
Body Butter atau Body Lotion Dulu? Ini 4 Rekomendasi untuk Kunci Kelembapan
-
Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?