Suara.com - Pasangan asal Inggris dan Amerika, Ayse Reeves dan Darrin Martin sempat menjadi sorotan kareja menjadi pasangan pertama di negara mereka yang menikah lewat Zoom tanpa pernah bertemu satu sama lain.
Dilansir The Sun, keduanya memang bertemu secara online saat pandemi ketika Ayse bergabung dengan grup Facebook yang bertujuan untuk memasangkan sahabat pena dari seluruh dunia.
Mereka mulai mengobrol selama penguncian pertama dan secara resmi menjadi pasangan pada November 2020.
Mereka akan tertidur saat melakukan panggilan video satu sama lain sehingga mereka bisa merasa lebih dekat dan Ayse memiliki boneka mainan yang dibuat serupa dengan Darrin sehingga dia bisa merasa sedang "bersama" kekasihnya.
Pada bulan Mei tahun lalu Darrin membuat sebuah "malam kencan khusus", di mana akhirnya dia melamar kekasih virtualnya itu, setelah meminta izin ayahnya terlebih dahulu.
Ayse pun dengan cepat mengataka "Ya!" saat menyaksikan pacar Amerika-nya melamarnya lewar Zoom, dia pun berteriak kegirangan dan mengira semua mimpinya telah menjadi kenyataan.
Pembatasan Covid-19 menghentikan mereka bertemu langsung sehingga mereka akhirnya menikah melalui Zoom dalam upacara hukum yang diresmikan di Utah, Amerika Serikat tahun lalu.
Sayangnya, kisah cinta bak Negeri Dongeng Ayse kini berbalik menjadi kisah yang memilukan. Hanya beberapa minggu setelah mengatakan "Saya bersedia" kepada lelaki yang merupakan pekerja pabrik di Michigan itu, Ayse begitu patah hati mengetahui bahwa suaminya memilih kembali berhubungan dengan sang mantan.
"Saya pertama kali curiga Darrin mungkin bertemu orang lain tahun lalu. Saya merasa ada sesuatu yang tidak beres, dan setiap kali saya bertanya kepadanya, dia menyangkal ada sesuatu yang terjadi," jelas perempuan berusia 24 tahun tersebut.
Baca Juga: Nafa Urbach Banyak Dilamar Pria Via DM, Tegas Tak Mau Menikah Lagi: Cukup Sekali Seumur Hidup
"Saya kemudian mengetahui ada seorang mantan pacarnya yang dia panggil Liz. Dan, setelah saya menghubunginya, dia mengirimi saya pesan di Facebook yang mengatakan, 'Ya, aku tidur dengan suamimu, dan kita bersama'," tambah Ayse.
Tentu saja hal tersebut membuatnya begutu kecewa dan patah hati. Ayse pun kini mencoba untuk mengakhiri pernikahan mereka dengan mengajukan pembatalan.
"Itu bukan akhir dongeng yang saya harapkan," lungkasnya.
Namun, karena Darrin berada di Amerika Serikat dan Ayse di Inggris, dibutuhkan waktu berminggu-minggu hingga dokumen pembatalan pernikahan mereka tiba.
"Teman-teman dan keluarga saya merasa pernikahan itu terburu-buru, dan kami seharusnya menunggu,” akunya.
Pesta Cerai
Teman-teman Ayse kini berencana untuk mengadakan pesta perceraian begitu dokumen-dokumennya selesai.
"Mereka tidak ingin merayakan pernikahan dan pernikahan itu telah berakhir, ini untuk merayakan melaluinya dan untuk melanjutkan. Ketika itu selesai dan dokumen telah selesai maka saya akan merasa seperti saya dapat memiliki awal yang baru," kata dia.
Pengalaman itu membuat Ayse belum ingin berkencan dan dia senang tetap melajang untuk saat ini.
"Saya memang mencoba lagi untuk membuat segalanya berjalan karena saya tidak ingin berusia 26 tahun dengan perceraian, tetapi saya tidak bisa mempercayainya
Dia berkata: “Saya hanya merasa belum siap. Saya ingin mengambil waktu untuk memproses apa yang terjadi. Ini benar-benar mempengaruhi saya dan bagaimana saya mempercayai orang. Aku hanya ingin menikmati kesendirianku.
“Bersama Darrin berarti saya akan menghabiskan seluruh waktu saya menunggu untuk berbicara dengannya dan saya tidak punya waktu untuk saya.
“Saya tidak ingin membuatnya menjadi orang yang mengerikan ini. Aku tahu aku tidak sempurna. Kami memiliki argumen hubungan yang normal dan pasang surut.
“Tapi menurut saya yang paling menyakitkan adalah kami telah mengatasi begitu banyak rintangan untuk bisa menikah.
“Saya mencoba lagi untuk membuat segalanya berjalan karena saya tidak ingin berusia 26 tahun dengan perceraian, tetapi saya tidak bisa mempercayainya," ujarnya.
Namun ia sadar jika dirinya harus mengutamakan perasaannya sendiri meskipun dia telah mencoba beberapa kali agar bisa kembali bersama.
Ayse mengatakan perpisahan itu membuatnya berada di "tempat yang sangat buruk" secara mental. Bahkan, ia merasa segala sesuatunya telah rusak, ia merasa tersesat dan benar-benar tidak tahu apa yang harus ia lakukan saat itu.
“Enam bulan kemudian saya berada di ruang kepala yang sama sekali berbeda. Saya telah menghabiskan beberapa bulan terakhir untuk penyembuhan, saya menikmati melakukan perjalanan jauh dan menghabiskan waktu bersama teman-teman," kata Ayse.
“Saya telah menutup diri untuk sementara waktu dan sekarang saya bahagia dan menjalani hidup saya untuk diri saya sendiri. Saya tidak bisa cukup berterima kasih kepada teman-teman dan keluarga saya karena telah mendukung saya," katanya lagi.
Kini ia percaya bahwa segala sesuatu terjadi karena suatu alasan, dan ia yakin akan bertemu dengan seseorang yang tepat untuknya.
Kejadian ini menjadi pelajaran besar bagi Ayse, sehingga ia tak mau lagi berkencan dengan seseorang secara online dan berada jauh dari dirinya.
"Kali ini mereka pasti berada di Inggris dan saya tidak akan berkencan dengan siapa pun secara online lagi," kata dia mendapatkan pelajaran.
Sementara Darrin membenarkan bahwa dia sekarang bersama orang lain tetapi mengatakan dia berharap dia dan Ayse akan tetap berteman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?
-
Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci
-
Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional
-
5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister
-
6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat
-
Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?
-
Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran
-
4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast