Suara.com - Melakukan isi ulang produk perawatan tubuh maupun pembersih jadi salah satu cara yang ditawarkan produsen sebagai solusi meminimalisir sampah kemasan plastik. Nyatanya, cara tersebut juga bisa menguntungkan konsumen.
Produk perawatan kecantikan The Body Shop salah satunya yang telah menjalankan program isi ulang atau refill sejak September 2021. Menurut Regional Manager The Body Shop Lastri Sucipto, konsumen yang berbelanja dengan cara refill bisa mendapatkan produk lebih banyak.
"Jadi harga lebih murah. Kalau yang produk plastik isinya 250 ml, kalau isi ulang dapat 300 ml. Jadi dapat 50 ml lebih banyak," kata Lastri dalam peluncuran toko baru The Body Shop di Mal Casablanca, Jakarta, Kamis (19/5/2022).
Produk yang bisa diisi ulang berupa sampo, kondisioner, sabun cuci tangan, dan shower gel. Untuk bisa isi ulang produk The Body Shop, konsumen harus menggunakan botol khusus yang bisa digunakan berulang kali.
"Kalau pertama kali isi dengan shower gel setelahnya gak harus isi shower gel lagi, bisa dengan produk lain. Jadi cukup dibilas saja dengan air bersih, bisa diisi dengan produk lain," ujarnya.
Dikatakan Lastri bahwa kemasan produk perawatan yang terbuat dari plastik jenis PET memang hanya untuk sekali pakai kemudian dikembalikan ke toko agar bisa didaur ulang.
Kemasan plastik PET bisa dikenali dengan kode segitiga nomor 1, artinya botol itu terbuat dari bahan polyethylene terephthalate. Dikutip dari Alodokter, bahan PET mampu menghalangi oksigen, air, dan karbon dioksida keluar atau masuk ke dalam kemasan.
Meski aman digunakan, botol plastik berlabel PET hanya terbatas satu kali pakai. Penggunaan berulang diketahui bisa membahayakan kesehatan, karena bahan PET bisa larut ke dalam cairan. Sehingga memicu munculnya racun DEHA yang dapat menyebabkan masalah hati, masalah reproduksi, gangguan hormon, hingga pemicu kanker.
"Jadi botol PET itu harus dikembalikan untuk menjaga hygiene dari produk," ujar Lastri.
Baca Juga: Jual 'Barang Sampah', The Body Shop Buka Toko Pertama Pertama dengan Konsep Daur Ulang Unik
Selain untuk kesehatan, membiasakan diri untuk membeli produk refill juga bisa mengurangi sampah plastik secara signifikan. Catatan The Body Shop, konsumennya dapat mengembalikan lebih dari 1,5 juta kemasan plastik untuk didaur ulang dalam setahun. Dengan isi ulang produk, sampah plastik juga berkurang hingga 25 ton.
Berita Terkait
-
Sampah Tak Pernah Hilang, Ia Hanya Berpindah ke Masa Depan Kita
-
Industri Fashion Terus Memproduksi Sampah, Bisakah Upcycling Jadi Jalan Keluar?
-
Ekonomi Sirkular Dinilai Bisa Ciptakan Peluang Usaha Baru, Industri Didorong Perbanyak Daur Ulang
-
Label Poliester Daur Ulang Terlihat Ramah Lingkungan, tetapi Apakah Benar Berkelanjutan?
-
Tak Sekadar Daur Ulang: Get Plastic Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar dan Listrik Konser
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Rp 240 Triliun Biaya MBG Masuk Anggaran Pendidikan 2027, Pemerintah Dinilai Kangkangi Putusan MK
-
2.557 Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng untuk Kibarkan Merah Putih, Begini Situasi Terkini
-
POV Mahasiswa: Menjadi Agent of Change dari Bli Nyoman Desa Sejahtera Astra
-
Tanggap Gempa Flores, BRI Peduli Turun Langsung Bantu Masyarakat Terdampak Bencana
-
Kim Soo Hyun Comeback di Dunia Hiburan, Lebih dari 40 Proyek Menanti
-
Solar Run 2026 Bawa Pesan soal Gaya Hidup dan Energi Bersih
-
Gempa Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak
-
Sempat Gelap Gulita Pasca Gempa, 98,3% Jaringan Listrik di NTT
-
Ulasan The Husband: Saat Retaknya Pernikahan Berujung Kriminal
-
Bayi Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Aceh Timur, BKSDA Ungkap Dugaan Penyebabnya