Suara.com - Pendidikan karakter di sekolah dasar merupakan bekal bagi generasi muda Indonesia untuk terus maju dan berinovasi. Sebab untuk bisa sukses, bukan hanya kepintaran yang dibutuhkan tapi juga karakter.
Diutarakan kreator konten Parama Suteja, orang-orang sukses seperti Steve Jobs dan Albert Einstein merupakan contoh individu yang sukses karena selalu kreatif dan inovatif.
"Keingintahuan telah membawa kita pada ide dan inovasi baru untuk kehidupan yang lebih baik. Itulah sebabnya berpikir, bertanya, mengeksplorasi, dan memecahkan masalah merupakan keterampilan yang perlu dilatih di bangku sekolah," ungkapnya dalam siaran pers yang diterima Suara.com.
Pengembangan pendidikan karakter inilah yang mendorong dilaksanakannya kompetisi inovasi siswa SD dalam bentuk teknologi tepat guna, yakni Trakindo Innovakids 2022. Ini adalah kontribusi PT Trakindo Utama agar guru, siswa dan bahkan orang tua memiliki sistem pendukung (support system) yang kokoh untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi, sambil tidak kehilangan fokus pada tujuan pendidikan dasar itu sendiri.
Bari Hamami, President Director Trakindo menekankan pentingnya pembentukan karakter untuk mendukung ilmu pengetahuan dalam pendidikan dasar. Ia menyebut kepintaran yang dimiliki harus berbarengan pula dengan karakter yang mulia.
Oleh karena itu, pendidikan karakter perlu dimaksimalkan dengan melalui peningkatan kapasitas tenaga kependidikan, untuk mendorong siswa-siswi agar lebih kritis mengidentifikasi dan menyikapi permasalahan di sekitarnya, dan berani ikut andil dalam
memberikan solusi.
“Trakindo Innovakids 2022 juga sejalan dengan misi pendiri kami sejak 1970, yaitu menciptakan lapangan kerja yang layak dan berkualitas bagi sebanyak-banyaknya masyarakat Indonesia. Berangkat dari misi mulia ini, kami berkomitmen menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas melalui dukungan kami terhadap dunia pendidikan di Indonesia,” lanjut Bari Hamami.
Program Trakindo bagi pendidikan dasar sebenarnya telah belasan tahun dilakukan secara intensif. Gerakan Transformasi Edukasi (Generasi) Trakindo yang menjadi tema tahun ini berjalan sejak Juni 2021 dalam dua tahap untuk mendukung penguatan pendidikan karakter, kecakapan hidup, dan budaya inovasi di sekolah-sekolah dasar dengan menempatkan siswa atau anak peserta didik sebagai fokus kegiatan tahun ini. Tahun ini, kegiatan diikuti 40 sekolah, 500 guru dan sekitar 10.000 siswa, orang tua dan komunitas.
Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd, selaku Direktur Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, mengatakan pendidikan karakter harus dilakukan dengan mendorong rasa ingin tahu anak.
Baca Juga: PPG Prajabatan 2022 Dibuka 40.000 Kuota, Cek Syarat dan Cara Daftar di ppg.kemdikbud.go.id
"Anak-anak bisa belajar dan berlatih menggunakan rasa ingin tahu untuk mencari jawaban dan solusi sejak dini, serta keinginan untuk belajar yang lebih banyak lagi, tentunya dengan panduan bapak dan ibu gurunya. Semoga lewat kegiatan yang digagas Trakindo ini, para guru mendapatkan wawasan baru dalam membuat praktik pembelajaran yang kreatif dan para siswa bisa mendapat bekal memadai bagi pendidikannya," ungkap Sri Wahyuningsih.
Berita Terkait
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Jateng Panen Penghargaan Pendidikan 2026, Buah Kerja Keras Sepanjang 2025
-
Refleksi Idul Adha dalam Pendidikan Anak di Buku Kiat Menjadi Guru Keluarga
-
Curhat Menteri Pendidikan Saat Nobar Children of Heaven: Pakai Sepatu Seminggu Sekali
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Daging Kurban yang Sudah Direbus Tahan Berapa Lama? Ini Tips Menyimpannya agar Awet
-
5 Moisturizer untuk Ibu Hamil Saat Berjerawat, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Raline Shah Bicara Soal Manfaat Kolagen: Bukan Cuma untuk Kulit, tapi Juga Penting buat Tubuh
-
Daging Sapi Supaya Cepat Empuk Dikasih Apa? Ini Cara Mudahnya Tanpa Harus Direbus
-
Di Balik Ledakan Data Era AI, Sosok Perempuan Ini Bicara soal Masa Depan Bisnis Indonesia
-
Gak Perlu Presto! Ini 5 Trik Rahasia Merebus Daging Sapi Jadi Super Empuk dalam Sekejap
-
Bolehkah Menjual Daging Kurban? Ini Penjelasan Hukum Sesuai Syariat Islam
-
4 Rahasia Chef Olah Daging Kambing Anti Prengus, Bebas Alot dan Super Juicy
-
5 Rekomendasi AC Panasonic 1/2 PK Terbaik untuk Ruangan Kecil versi Pengguna
-
Daging Kurban Perlu Dicuci Dulu atau Tidak? Ini Cara Membersihkannya yang Benar