Suara.com - Santapan bubur ayam kerap kali mengundang perdebatan soal cara makannya. Beberapa orang lebih suka menyantap dengan cara diaduk, namun ada pula yang membiarkannya tetap tertata rapi.
Rupanya bukan hanya ada dua sekte itu saat berbicara soal bubur ayam. Akun Twitter @FOOD_FESS membagikan potret bubur ayam dengan penyajian yang berbeda dari biasanya.
Umumnya, bubur ayam akan disajikan dengan cara menaburkan topping di bagian atas. Dalam potret bubur ayam itu, terlihat memiliki topping yang dipisah.
Bubur ayam tersebut disajikan di sebuah piring dan topping ditaruh di bagian pinggir. Mulai dari kacang, suwiran ayam, usus goreng, dan jeroan lainnya ditata melingkar di pinggir.
Sedangkan bubur ayam tyang tersaji tampak sudah disiram kuah dan ditaburi daun bawang serta bawang goreng. Tentu tampilan ini sangat tak biasa.
Bisa dibilang bubur dengan topping pisah ini unik dan tak mudah ditemui. Pasalnya, sangat jarang orang yang menginginkan membeli bubur dengan topping yang dipisah.
Unggahan ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
"Tinggal dimakan aja apa susahnya sih harus ada diaduk nggak diaduk, ini ada lagi dipisah. Kasihan topingnya kalau kangen sama buburnya," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Apa gunanya dibikin bubur kalau begini? Sekalian aja dibikin jadi nasi," ujar warganet ini.
"Duh muncul lagi sekte sesat di dunia perbuburan," tulis warganet lainnya.
Sementara itu, hingga Jumat (17/6/2022), cuitan ini sudah disukai oleh ratusan pengguna Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tak Banyak yang Tahu, Pramono Anung Ternyata Punya Peran Khusus di Antara Megawati dan SBY
-
Pertamina NRE dan CRecTech akan Bangun Pabrik Percontohan Bio-Metanol di Sumut
-
BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat
-
IHSG Meluncur Turun di Awal Sesi ke Level 6.300, Emiten Haji Isam Ambruk
-
Kado Kemerdekaan, Gubernur Sultra Turunkan Pajak Kendaraan Lama hingga 23 Persen
-
Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Padi Sumedang Terbantu Tekan Biaya Produksi
-
253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT, Kapal Rumah Sakit Segera Berlabuh
-
Simpang Siur Isu Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Naik 4 Hari Beruntun
-
Lawan Status Tersangka TPPU, Febrie Adriansyah Uji Keabsahan Penahanan di Sidang Praperadilan
-
Langsung Antre, Harga Emas Antam Lagi Murah Hari Ini Dipatok Rp2.645.000/Gram