Suara.com - Kemampuan untuk mengalami orgasme yang hebat sebagianbersifat genetik. Hal itu diungkapkan oleh peneliti Inggris.
Artinya kemampuan untuk mencapai klimaks turun dari orang tua Anda, serta pasangan Anda. Studi tersebut – yang berfokus pada orgasme perempuan – awalnya diterbitkan pada tahun 2005 tetapi mendapat perhatian baru mengingat film baru “Good Luck to You, Leo Grande.”
Dalam film Emma Thompson memerankan seorang perempuan berusia 60-an yang mempekerjakan seorang pekerja seks, diperankan oleh Daryl McCormack, untuk membantunya mencapai orgasme pertamanya.
Penelitian, yang dilakukan oleh Rumah Sakit St. Thomas di London dan Universitas Keele, menanyai 683 pasangan kembar identik dan 714 pasangan kembar nonidentik antara usia 19 dan 83 tahun.
Para perempuan ditanya dua pertanyaan: "Secara keseluruhan, seberapa sering Anda mengalami orgasme selama hubungan seksual?" dan “Seberapa sering Anda mengalami orgasme selama masturbasi sendiri atau pasangan?”
Dua puluh dua persen responden mengaku tidak pernah atau jarang mengalami orgasme saat berhubungan seks, sementara 21 persen mengatakan mereka tidak pernah atau jarang mengalami klimaks selama sesi solo yang beruap.
Para peneliti tertarik untuk mengungkap apakah ada perbedaan jawaban antara pasangan kembar identik dan tidak identik.
Kembar identik berbagi kode DNA satu sama lain, yang berarti perbedaan jawaban mereka kemungkinan merupakan hasil dari lingkungan yang berbeda di mana mereka diinduksi ke dalam orgasme.
Kembar nonidentik, di sisi lain, hanya berbagi 50 persen DNA mereka, yang berarti perbedaan dalam jawaban mereka turun ke genetika serta lingkungan yang berbeda di mana mereka mungkin mencapai orgasme.
Baca Juga: Catat! 5 Posisi Seks Untuk Kamu yang Malas Gerak
Benar saja, para peneliti menemukan bahwa faktor genetik memainkan peran penting, terhitung hingga 60 persen dari kemampuan perempuan untuk mencapai orgasme besar.
Meskipun penelitian mengungkapkan tidak selalu pasangan yang bertanggung jawab atas kesenangan seseorang, perempuan masih memalsukan orgasme.
Penelitian yang diterbitkan awal tahun ini di jurnal Social Psychological and Personality Science mengumpulkan data dari lebih dari 600 perempuan, banyak dari mereka mengaku mengabaikan kesenangan erotis mereka sendiri untuk menenangkan pria.
"Wanita memprioritaskan apa yang mereka pikir dibutuhkan pasangan mereka daripada kebutuhan dan kepuasan seksual mereka sendiri," kata penulis utama studi Jessica Jordan, seorang mahasiswa doktoral di University of South Florida, dalam sebuah pernyataan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
Terkini
-
Sertifikat Tanah Elektronik Apakah Wajib Dibuat Mulai 2026?
-
7 Gamis Terbaru 2026 Simple Elegan, Rompi Lepas Akan Jadi Tren!
-
POLLING: Mudik 2026 Kamu Naik Apa?
-
5 Krim Malam Lokal untuk Atasi Kulit Kendur Usia 50 Tahun ke Atas, Mulai dari Rp20 Ribuan
-
Dari Jalur Ringan Hingga Ekstrem: Ini Dia Sepatu Hiking Terbaru yang Dirancang untuk Semua Tantangan
-
Handbody Apa yang Bisa Menghilangkan Bekas Luka? Cek 7 Rekomendasinya
-
Jadwal Penukaran Uang Baru 2026, Cek Tata Cara dan Syaratnya
-
Rahasia Kece ala Ummi Quary: Mandi Bukan Sekadar Wangi, Tapi Harus Kasih Nutrisi!
-
7 Bedak Anti Geser untuk Pengendara Motor, Tahan Lama Seharian
-
10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi