Suara.com - Dapur termasuk salah satu area rumah terpenting. Sekalipun tidak bisa masak, seseorang setidaknya akan menggunakan dapur untuk menyimpan peralatan makan atau hidangan untuk keluarga.
Dapur yang rapi dan bersih tentu akan meningkatkan kenyamanan juga memperindah rumah secara estetika mata. Tapi, sebagian orang mungkin bingung caranya membuat dekorasi dapur yang cantik karena ruangannya yang terbatas.
Sebenarnya, dalam mendekorasi hunian yang mungil perlu mempertimbangkan ruang yang terbatas serta memprioritaskan kebutuhan. Solusinya, area terbatas itu perlu diatur senyaman mungkin, selain untuk memaksimalkan fungsi ruangan, juga agar ruangan tetap terlihat indah.
Pemilihan furnitur juga akan sangat berpengaruh. Bila Anda masih bingung cara mendekorasi dapur dengan area sempit, coba trik dari IKEA berikut ini.
1. Menyimpan Bumbu dengan Rapi
Salah satu kesalahan paling umum dilakukan dalam menata area dapur ialah tidak menyimpan bumbu dengan rapi dan teratur. Karena disimpan pada wadah yang berbeda-beda bentuk dan ukuran. Hal ini dapat mengurangi estetika dapur, apalagi jika disimpan secara tercecer. Bukan hanya tidak elok untuk dipandang, tapi juga lebih sulit dicari saat dibutuhkan.
Agar dapur lebih tertata dengan cantik, sebaiknya susun berbagai bumbu dapur pada wadah yang seragam. Kemudian, wadah-wadah tersebut bisa disimpan pada satu spot khusus yang dekat dengan area memasak.
2. Pencahayaan yang Terang
Pencahayaan berperan penting untuk mengatur ambience hunian. Sebaiknya, pencahayaan di setiap ruangan diatur berbeda-beda, sesuai dengan kebutuhan dan mood yang ingin diciptakan. Area dapur memerlukan pencahayaan yang terang, guna mendukung kegiatan memasak.
Namun, hal ini kerap luput dari perhatian. Pencahayaan yang tidak maksimal akan memberi impresi ruangan seakan lebih sempit.
3. Menaruh Peralatan Masak dengan Teratur
Peralatan masak yang besar seperti panci dan teflon kerap membutuhkan area penyimpanan lebih luas. Oleh sebab itu apabila disimpan secara sembarangan akan mudah sekali terlihat berantakan.
Baca Juga: Ringkus Trio Pencuri Rumah Kosong di Tanjung Duren, Polisi: Pelaku dari Jateng Ngontrak di Jakarta
Sebaiknya menata panci dan teflon di dinding dengan memasang kaitan. Lalu, tutup panci bisa disimpan di laci atau meja dapur. Selain menggandung panci dan teflon, kaitan tersebut juga bisa untuk menyimpan peralatan masak lainnya.
4. Gunakan Organizer untuk Mengatur Peralatan Makan
Idealnya, meja makan hanya digunakan untuk menghidangkan dan menyantap makanan. Namun, tak jarang meja makan dipenuhi peralatan makan yang ditaruh sembarangan. Belum lagi meja makan yang dijadikan tempat penyimpanan ekstra. Padahal, menaruh barang-barang dengan tidak teratur berpotensi membuat ruangan terlihat semakin sempit.
Agar meja makan lebih nyaman dan rapi, gunakanlah organizer untuk mengatur peralatan makan untuk menunjang penyajian hidangan. Selain membuat meja makan lebih rapi, organizer juga dapat mempermudah saat akan mengambil piring, sendok, dan garpu.
5. Memanfaatkan Ruang Secara Maksimal
Kelalaian terakhir dalam mendekorasi area dapur dan ruang makan ialah tidak memaksimalkan penggunaan ruang kosong. Dengan kreativitas dalam mendekorasi, sebenarnya sangat mungkin untuk menghemat area ruangan. Semakin terbatas ruang yang dimiliki, semakin tinggi pula tingkat inovasi yang dibutuhkan.
Misalnya manfaatkan dinding untuk menggantung kaitan atau rak untuk menyimpan alat makan dan peralatan masak. Anda juga bisa menggunakan benda yang memiliki fungsi lebih dari satu. Seperti, meja lipat yang menyatu dengan rak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
8 Golongan Penerima Zakat Mal, Tidak Hanya Fakir Miskin
-
Minta Mobil Dinas Rp8,5 M, Intip Harta Kekayaan Gubernur Kaltim Rudy Masud dan Istri
-
Apakah CPNS Dapat THR Lebaran 2026? Begini Aturan Resminya
-
7 Olahraga yang Cocok Dilakukan saat Puasa agar Tetap Bugar
-
Apa Hukumnya Ikut Tarawih tapi Belum Salat Badiyah Isya? Ini Kata Buya Yahya
-
20 Link Beli Amplop Lebaran Unik di Shopee: Harga Murah, Isi Banyak
-
Hotman Paris Desak Status WNI Dwi Sasetyaningtyas LPDP Dicabut, Apa Dampaknya?
-
Mandi Wajib Setelah Subuh Bikin Puasa Tidak Sah? Ternyata Begini Faktanya
-
Panduan Zakat Fitrah Anak: Niat, Tata Cara, Besaran dan Cara Bayarnya
-
7 Fakta Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Mahasiswa Jelang Skripsi