Suara.com - Penampilan Reza Rahadian saat memenuhi undangan Upacara 17 Agustus 2022 di Istana Merdeka Jakarta menjadi sorotan. Publik terpukau dan memuji penampilannya.
Dalam kesempatan itu, ia tampil cukup sederhana, dengan mampu menghidupkan kekayaan rasa nilai folosofi serta budaya jawa disaat bersamaan.
Bahkan tidak sedikit masyarakat yang menyematkan gelar "Pangeran Jawa" kepada aktor film Tjokroaminoto ini, sekaligus terpesona penampilan dibawah balutan beskap dan kain batik ini.
Auguste Soesastro, founder dari merek Kraton adalah kreator beskap hitam yang dikenakan Reza, sukses mentransformasi bekap tradisional untuk tetap relevan dengan konteks saat ini, tanpa menghilangkan akar budaya yang telah melekat selama ini. Auguste menjelaskan, beskap yang dipakai Reza Rahadian merupakan bagian koleksi tema "Javanese Invasion" pada tahun 2019 lalu.
"Saya berterima kasih kepada masyarakat yang menyambut baik hasil karya saya, yang dipadu padan dengan sangat baik oleh Hagai Pakan selaku penata gaya yang mewujudkan overall look dari Reza Rahadian di Upacara 77 Tahun Indonesia kemarin," dalam keterangannya Jumat, (19/8/2022).
Dalam ulasan perjalan karirnya, Auguste dipandang mempunyai visi yang radikal tentang evolusi pakaian tradisional Indonesia menjadi bentuk yang modern. Baginya untuk menerjemahkan pakaian tradisional Indonesia menjadi lebih modern tidak cukup dengan memodifikasi batik atau menempelkan kain-kain tradisional sebagai aksen pakaian modern.
"Saya memiliki ketertarikan yang amat besar untuk kembali merekonstruksi pakaian-pakaian masyarakat tradisional, khususnya di pulau Jawa untuk tetap relevan di hari ini, dan menjadi satu identitas yang kuat agar membangun identitas yang otentik bagi cara berbusana orang Indonesia yang majemuk", jelas Auguste kepada wartawan
Merek Kraton sendiri, menurut Auguste memiliki jiwa yang sederhana namun mengapresiasi keindahan lewat konstruksi dan teknik pengerjaan yang apik sehingga memunculkan pesona alami kepada siapa saja yang memakainya. Kraton lahir di New York, Amerika serikat pada 2008 silam dimana saat itu Auguste sedang merintis karir sebagai perancang busana dari rumah mode Ralph Rucci yang sangat mempengaruhi perjalanan karir hingga hari ini.
"Akar budaya Indonesia begitu luas untuk membuka berbagai inspirasi karya, yang selama ini saya terus torehkan lewat penciptaan look yang lean and clean, namun tersimpan pola dan pengerjaan yang kompleks dalam proses pengerjaannya." Tambahnya
Baca Juga: Tiga Bayi di Kota Pasuruan Lahir Tepat 17 Agustus, Pemkot Beri Kejutan Ini
Hagai Pakan, penata gaya yang sudah berkolaborasi dengan Reza Rahadian sejak 2008 juga antusias menyambut respon publik yang positif bahkan sampai menjadi trending topic selama beberapa waktu pada 17 Agustus 2022 kemarin. Bagi Hagai, konsep yang diharapkan sangat sederhana namun tetap harus mencerminkan jiwa progresif dari seorang Reza Rahadian itu sendiri.
"Dengan waktu yang terbatas, yakni kurang dari satu hari setelah menerima konfirmasi undangan; Saya lalu memilih apakah akan menggunakan gaya Jawa atau Bali. Akhirnya gaya Jawa yang saya pilih dan saat itu langsung teringat koleksi dari Auguste Soesastro yang nampaknya sesuai dengan harapan tampilan akhir yang ingin kami diwujudkan", jelas Hagai
Hagai menjelaskan bahwa proses kreatif memadu padan karya kreator tanah air menjadi salah satu inspirasi penampilan reza, yakni aksesoris dari Tulola, dan kain batik motif Kawung dengan sentuhan Gurdo atau motif sayap burung garuda yang memperkuat rasa aristokrat dari Reza Rahadian.
Bagi Hagai yang telah berkecimpung di dunia mode sejak 2006 ini, hasil kolaborasi kali ini sangat membahagiakan apalagi dalam momentum 77 Tahun Indonesia dan memperoleh sambutan yang sangat positif dari masyarakat luas.
"Dengan rendah hati, Saya berterima kasih, publik mengapresiasi karya yang saya kerjakan bersama Kraton dan Tulola yang melalui proses kreatif yang baik; sehingga mampu menghasilkan tampilan yang memukau banyak pihak", tutup alumnus Jurusan Komunikasi Universitas Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Selat Hormuz Bakal Jadi 'Neraka Dunia', Ranjau Tanker Siap Meledak Kapan Saja
-
Harga Tiket Piala Presiden 2026 Murah Meriah, Seharga Dua Gelas Kopi!
-
4 HP Midrange Samsung Terbaru 2026 dari Paling Murah hingga Spek Mirip Flagship
-
BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting pada Hari Anak Nasional
-
MUI Usul Zakat Jadi Kredit Pajak, Bos DJP: Harus Berlaku Adil untuk Semua Umat Beragama
-
FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia
-
Memaknai Hari Anak Nasional: Pesantren Sebagai Ruang Tumbuh Karakter Anak
-
JF3 Fashion Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 50 Desainer Dunia
-
Jebakan Scrolling: Saat Media Sosial Mengambil Ruang bagi Kreativitas Kita
-
Rupiah Bangkit Lawan Dolar AS Imbas Sentimen Domestik Membaik