Suara.com - Dengan tren gaya hidup ramah lingkungan, penggunaan unsur-unsur alami, dan keberlanjutan yang gaungnya semakin meluas, desain interior juga tidak luput dari tren alami ini. Tentunya dengan membawa elemen-elemen desain interior seperti furnitur, aksesoris, serta gaya interior yang mengusung nuansa alami.
Salah satunya adalah melalui gaya interior Japanese-Scandinavian (Japandi) Natural yang jadi salah satu gaya yang diminati. Membawa pengaruh filosofi dan kebudayaan Jepang tentang keindahan dalam ketidaksempurnaan (wabi-sabi), gaya hidup dan kebudayaan Jepang bisa dibilang sangat menghargai alam dan sekitarnya.
Inilah yang kemudian diterjemahkan ke dalam Japandi Natural yang tentunya membawa beberapa unsur alami khas desain interior. Yang paling kentara adalah penggunaan material alami seperti kayu atau rotan pada berbagai elemen desain interior, khususnya furnitur dan lantai.
Kemudian, beberapa karakteristik lain adalah penggunaan warna-warna netral atau pastel yang lembut dan hangat. Cenderung senada dengan furnitur kayu atau rotan yang warnanya juga hangat dan alami.
Pencahayaannya bisa dengan memaksimalkan cahaya matahari yang masuk melalui jendela. Begitu juga udara dan angin yang dibiarkan masuk untuk mendinginkan ruangan. Mengurangi penggunaan pendingin ruangan atau AC. Tak lupa sentuhan terakhir berupa dekorasi tanaman hias yang semakin memperkuat kesan alami dari desain interior Japandi Natural.
Hadirkan suasana dan gaya hidup yang lebih tenang dan berwawasan alami di rumah dengan desain Japandi Natural. Dekoruma sudah mengumpulkan lima contoh ruangan berdesain Japandi Natural yang bisa jadi referensi.
1. Ruang Keluarga Nyaman dan Hangat Dalam Balutan Japandi Natural
Dimulai dari ruang keluarga yang didesain dalam gaya Japandi Natural. Kesan alami langsung terlihat dari penggunaan lantai kayu warna cokelat muda di seluruh ruang keluarga. Lalu, meja nakas minimalis dan coffee table dengan aksen roda besi yang menarik.
Warna sofa dua tempat duduk yang dipasang netral bercorak abu-abu muda dengan aksen bantal warna kuning untuk sedikit tampilan urban yang kekinian. Tidak ketinggalan, sebuah pot berisi tanaman hias kecil yang ditaruh di atas meja tamu. Terlihat terang, nyaman, dan homey.
Baca Juga: Bikin Adem dan Asri, Simak 5 Cara Membuat Taman di Dalam Rumah
2. Dapur dan Ruang Makan Japandi Natural. Terang, Cerah, dan Apik
Pada dapur dan ruang makan berkonsep Japandi Natural ini, pemilik rumah sedikit bermain dengan warna terang untuk tampilan urban dan segar. Menggunakan warna hijau mint pastel yang digabung dengan kayu cokelat muda pada kitchen set, tampilannya terlihat modern, cerah, tanpa menghilangkan unsur alaminya.
Meja dan kursi makan dibuat senada dengan desain Skandinavia yang menggunakan kayu. Corak kayu dibuat sedikit berbeda, yang mana kayu meja makan lebih muda dibandingkan kayu kursi makan yang lebih pekat coklatnya. Jendela besar membawa sinar matahari masuk dan tanaman hias kaktus di sebelah kulkas mempermanis ruangan.
3. Living Space Berkonsep Open Space. Penuh Dengan Unsur Alami dan Keterbukaan
Japandi Natural juga biasanya hadir dengan konsep open space seperti ini yang membawa keterbukaan dan komunikasi yang lebih luwes antar anggota keluarga. Masih sesuai tema, penggunaan kayu yang dominan pada furnitur dan lantai jadi ciri khas bahwa ruangan ini menggunakan desain Japandi Natural.
Meja makan, kursi makan, dan bangku panjang dengan laci yang multifungsi, credenza dan cermin bundar di atasnya, dan panel rak TV, semuanya menggunakan unsur kayu. Lalu, sofa yang digunakan modelnya bentuk L yang senada dengan warna dinding yang putih pucat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?
-
Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci
-
Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional
-
5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister
-
6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat
-
Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?
-
Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran
-
4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast