Suara.com - Tak hanya dimasak matang kemudian disantap, ternyata tidak sedikit orang-orang yang hobi makan mie instan dalam kondisi mentah dengan campuran bumbu keringnya.
Biasanya, versi makan mie instan mentah pakai bumbu ini dilakukan oleh anak-anak sekolah sebagai camilan di saat istirahat.
Tentu saja, tidak sedikit yang bertanya-tanya tren makan mie mentah ini sebenarnya bermula dari mana.
Akhirnya bisa bikin warganet tidur nyenyak, belum lama ini sebuah akun Instagram mengunggah kembali penampakan iklan jadul mie instan pada tahun 1980.
Pada foto iklan jadul tersebut, ternyata terdapat tutorial makan mie instan mentah dengan taburan bumbu di dalamnya.
"Poster iklan Sarimi, sekitar tahun 1980-an," tulis Instagram @potolawasofficial pada caption.
Dihimpun dari laman Hitekno, Iklan menampilkan keluarga yang sedang menikmati mie instan Sarimi. Gambar paling depan memperlihatkan anak sekolah yang sedang ngemil mie mentah.
"Diremas-remas, dibuka, ditaburi, dikocok-kocok, hmm, asyik. Sarimi Rasa Sop Ayam, dapat dimakan langsung sebagai makanan kecil atau dihidangkan seperti biasa," bunyi keterangan pada iklan.
Perusahaan mempromosikan bahwa mie instan itu dapat dinikmati sebagai camilan ketika anak-anak sedang berolahraga dan pulang sekolah.
Baca Juga: Mampir Warung di Pedalaman Papua, Orang Ini Culture Shock Pas Lihat Harga Menu Bakso
"Sekarang nikmatilah aroma kelezatan khas Sarimi sambil bersantai ria bersama Sarimi Rasa Sop Ayam. Sarimi dapat dihidangkan seperti viasa atau dimakan langsung. Caranya mudah: diremas-remas, dibuka, ditaburi bumbu, dikoco-kocok lalu langsung dimakan. Bagi yang ingin cabe, dapat ditaburkan juga dengan bubuk cabenya," tulis perusahaan ketika menjelaskan cara mengonsumsi mie instan.
Dikutip dari Wikipedia, Sarimi merupakan merek mie instan yang diproduksi oleh Indofood CBP Sukses Makmur. Merek ini meluncur pada tahun 1982, empat belas tahun setelah Supermi dan sepuluh tahun setelah Indomie.
Sarimi terkenal dengan tulisan merah tebal dan logo bergambar pria aladdin. Tak hanya Sarimi, netizen generasi 90-an juga bernostalgia mengenai jajanan cukup legendaris yaitu snack Anakmas.
Merek Anakmas cukup populer di kalangan generasi 80-an dan generasi 90-an. Bagaimana tidak, produk snack dan mie goreng Anakmas pernah menemani mereka di masa kecil. Postingan mengenai iklan jadul mie instan pada tahun 1980-an mendapat beragam komentar dari warganet.
"Oh, jadi ini yang ngajarin makan mie mentah," kata warganet lain.
"Pas SD suka gado Sarimi. Rasanya asin dan gurih. Dulu juga suka jajan sama yang namanya Anakmas," kenang warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Apa Itu Pengelola Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang Berpusat di Bali
-
Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam
-
6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat
-
Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus
-
Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital