Suara.com - Unggahan Lina Mukherjee di media sosial kerap menjadi sorotan warganet. Belum lama ini, influencer yang kerap bertandang ke India tersebut mendapat komentar negatif lantaran terlihat menggaruk area intimnya di tempat umum.
Dikutip dari matamata.com, pada video yang beredar, Lina Mukherjee tampak sedang berada di pantai. Dia memakai busana one piece berwarna ungu.
Perempuan berkulit eksotis ini kemudian terlihat menggaruk bagian selangkangannya. Walau konten terkait akhirnya dihapus, video garuk-garuk itu terlanjur menyebar di media sosial. Warganet pun beramai-ramai menyebut apa yang dilakukan Lina Mukherjee tidak pantas.
Gatal pada area intim tentu saja bukan hal yang menyenangkan untuk dirasakan oleh perempuan. Namun, kondisi ini sering kali terjadi begitu saja tanpa diketahui penyebabnya secara pasti.
Demi menghindari adanya komplikasi atau masalah yang terlambat diagnosis, penting untuk mengetahui penyebab area intim perempuan yang terasa gatal. Dengan begitu, Anda tahu apa yang sebaiknya dilakukan.
Penyebab area intim perempuan menjadi gatal
Dilansir dari laman Medical News Today, berikut adalah beberapa penyebab area intim perempuan menjadi gatal.
Jika Anda merasakan salah satu di antaranya, jangan langsung panik. Cukup segera konsultasikan ke dokter dan ikuti saran pengobatan yang diberikan.
1. Bacterial vaginosis
Baca Juga: Cerita Irvankede, Pernah Jadi Kurir Paket Kini Sukses sebagai Influencer dan Pengusaha
Keberadaan bakteri di area intim sebenarnya merupakan hal normal. Dengan catatan, selama jenis yang tumbuh adalah bakteri baik dan jumlahnya wajar.
Sayangnya, ada beberapa kondisi tertentu yang membuat pertumbuhan bakteri menjadi tidak terkontrol sehingga menyebabkan infeksi yang dikenal dengan sebutan bacterial vaginosis. Selain gatal, kondisi ini juga kerap disertai dengan rasa perih, adanya cairan seperti keputihan tetapi dengan bau amis menyengat.
2. Penyakit Menular Seksual (PMS)
Klamidia, herpes, kutil kelamin, trikomoniasis, gonore, dan beberapa mikroorganisme lain yang dapat menyebabkan PMS pasti akan membuat area intim perempuan menjadi gatal.
Jika Anda kerap merasakannya, jangan takut atau malu untuk segera periksa ke dokter. Pasalnya dengan penanganan secepat mungkin, penyembuhan akan menjadi lebih mudah.
3. Infeksi jamur (kandidiasis vagina)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai
-
5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama