Suara.com - Kasus pedofil hingga saat ini masih merajarela. Baru-baru ini, kasus pedofil kembali terjadi di Jambi dan pelakunya yaitu seorang ibu muda berusia 25 tahun. Bicara soal pedofil, sebenarnya apa itu pedofil? Simak penjelasannya berikut ini.
Sebelumnya diberitakan, terjadi kasus pedofil yang dilakukan oleh seorang ibu Muda. Kasus pedofil yang terjadi di Jambi ini memakan korban belasan anak (laki-laki dan perempuan).
Kasus ini terungkap setelah pihak berwajib mendapat laporan dari orangtua para korban. Sampai saat ini, terdapat setidaknya 17 anak usia di bawah umur yang menjadi korban yakni 10 laki-laki dan 7 perempuan.
Hingga saat ini, kasus pedofil ini masih didalami oleh pihak berwajib. Bicara tentang pedofil, sebenarnya apa itu pedofil? Simak berikut ini ulasan gejala, penyebab, dan pengobatannya yang dilansir dari berbagai sumber.
Apa itu Pedofil?
Pedofil adalah sebutan bagi orang yang mempunyai kelainan seksual atau nafsu seksual pada anak-anak usia di bawah 13 tahun. Pelaku pedofil sebagian besar dalah pria, tapi wanita pun bisa mengalaminya. Bentuk perilaku pedofil ini disebut pedofilia.
Gejala Pedofil
Pelaku pedofil ini memiliki sejumlah gejala. Adapun beberapa gejalanya sebagai berikut:
- Sering mendekarkan diri dengan anak-anak
- Sering menonton konten-konten anak yang berbau pornografi
- Sering melakukan aktivitas berbau seksual dengan anak, contohnya membuka baju anak
- Senang memperhatikan anak yang dia sukai
- Memiliko hasrat ingin menyentuh bagian tubuh
- Jarang bergaul dan antisosial
Penyebab Perilaku Pedofil
Baca Juga: Kepergok, Pria Diduga Pedofil di Tebet Dapat 'Salam Olahraga' dan Dilumuri Kotoran Kucing oleh Warga
Sampai saat ini, penyebab perilaku pedofil belum secara jelas diketahui. Namun ada studi yang menyatakan bahwa prilaku ini dapat diwariskan dari keluarga. Selain itu, ada juga beberapa hal yang bisa memicu meningkatnya risiko perilaku pedofil seperti berikut ini:
- Memiliki riwayat pelecehan seksual saat masa kanak-kanak
- Riwayat cedera kepala pada masa kanak-kanak
- Kelainan pada otak
Pengobatan Perilaku Pedofil
Ada beberapa jenis pengobatan yang bisa dilakukan guna menangani pasien dengan perilaku pedofil. Adapun jenis pengobatan tersebut yakni sebagai berikut:
1. Terapi perilaku kognitif
Terapi perilaku kognitif ini merupakan salah satu jenis perawatan dengan metode terapi bicara, yaitu dengan memodifikasi pikiran serta perasaan pelaku pedofil pada anak-anak.
Cara kerja metode ini dengan meningkatkan empati pelaku pedofi pada anak-anak korban dari kekerasan seksual, sehingga para pelaku pedofi ini tidak terdorong melakukan tindakan yang mengarah pada prilaku seksual.
Berita Terkait
-
Kepergok, Pria Diduga Pedofil di Tebet Dapat 'Salam Olahraga' dan Dilumuri Kotoran Kucing oleh Warga
-
Habis Sudah! Pedofil di Manggarai Selatan Dibogem Warga Sebelum Dibawa ke Kantor Polisi
-
Setuju Herry Wirawan si Pemerkosa 13 Santri Dihukum Mati, PKB: Warning Kepada Pelaku Lain, Negara Tak Main-main!
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan