Suara.com - Penyakit gula atau diabetes sering ditakuti selama masa kehamilan. Sebenarnya apa penyebab diabetes pada ibu hamil dan bagaimana gejalanya?
Perubahan kondisi tubuh selama masa kehamilan adalah hal yang umum dirasakan calon ibu, namun tak semuanya berbahaya. Hal yang harus dilakukan adalah mewasapadai gejalanya dan tetap menjaga pola hidup sehat.
Merangkum laman mayoclinic.org, berikut penjelasan tentang penyebab diabetes pada ibu hamil, gejala dan penanganannya.
Diabetes gestasional adalah diabetes yang didiagnosa pertama kali pada masa kehamilan (gestasi). Seperti jenis diabetes lainnya, diabetes gestasional memengaruhi cara kerja sel dalam menggunakan glukosa.
Diabetes gestasional menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi tinggi dan hal ini mempengaruhi akan kehamilan dan kesehatan bayi di dalam perut.
Meski begitu, kita bisa mengontrol diabetes selama masa kehamilan dengan mengonsumsi makanan sehat, berolahraga, dan minum obat jika perlu. Upaya mengontrol gula darah bermanfaat menjaga kesehatan ibu dan bayi serta mencegah persalinan yang sulit.
Jika Anda menderita diabetes gestasional selama kehamilan, umumnya gula darah akan kembali normal setelah melahirkan. Namun, jika sudah pernah menderita diabetes gestasional, risiko terkena diabetes tipe 2 akan jadi lebih tinggi.
Gejala Diabetes pada Ibu Hamil
Tahukah Anda? Umumnya diabetes gestasional tidak menunjukkan gejala, tapi beberapa mengatakan, sering merasa haus dan lebih sering kencing alias beser adalah gejala yang kerap dikeluhkan.
Baca Juga: Dinda Hauw Sering Alami Kontraksi Palsu Jelang Kelahiran Anak Kedua, Bahaya atau Tidak?
Tak harus menunggu gejala untuk mengetahui apakah kadar gula darah ibu hamil sedang tinggi atau noral. Setelah dinyatakan hamil, umumnya penyedia layanan kesehatan akan memeriksa diabetes gestasional sebagai bagian dari perawatan prenatal.
Diabetes gestasional kemungkinan besar terjadi selama tiga bulan terakhir kehamilan dan biasanya penyedia layanan kesehatan akan memantau kadar gula darah dan kesehatan bayi lebih sering.
Penyebab Diabetes pada Ibu Hamil
Para peneliti belum mengetahui penyebab ibu hamil menderita diabetes gestasional, tapi dalam beberapa kasus, hal ini kerap terjadi pada wanita dengan kelebihan berat badan sebelum hamil.
Ada berbagai hormon yang bertugas menjaga kadar gula darah tetap terkendali. Hanya saja selama kehamilan, kadar hormon berubah. Kondisi tersebut membuat tubuh lebih sulit memproses gula darah secara efisien sehingga meningkatkan gula darah.
Faktor risiko diabetes gestasional meliputi:
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Lapangan Tenis Tanah Liat Hijau Ternyata Bisa Jadi Solusi Serap Karbon, Bagaimana Caranya?
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Flek Hitam
-
Mana yang Benar, Pakai Primer Dulu atau Sunscreen Dulu?
-
Apakah Sunscreen Bisa Dipakai di Malam Hari? Ini Penjelasannya
-
Bank BCA Kapan Buka Setelah Lebaran 2026? Ini Tanggal Mulai Operasional Normal
-
Krisis Air Bikin Perempuan Kehilangan Akses Pendidikan, Bagaimana Hubungannya?
-
8 Sepatu Lari Diskon di Sports Station: Adidas, Skechers, hingga Reebok Banting Harga
-
Moisturizer Emina untuk Umur Berapa? Ini Tips Pemakaian di Setiap Usia
-
Contoh Susunan Acara Halalbihalal RT/RW Lengkap, Sederhana tapi Bermakna
-
5 Rekomendasi Moisturizer 'Combo Maut' Atasi Kulit Berminyak dan Berjerawat