Suara.com - Foto Kepala Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Makassar Andhi Pramono tengah memakai jam tangan mewah beredar di media sosial. Warganet memperkirakan kalau jam itu dari merek Rolex yang harganya ratusan juta rupiah.
Dari foto yang beredar di Twitter, Andhi Pramono terlihat memakai jam tangan dengan rantai perak. Pada bagian dalam jam terdapat desain berwarna biru. Sayangnya kualitas foto tersebut kurang bagus, sehingga tak nampak jelas merek dari jam itu.
Pengguma Twitter dengan akun @BosPurwa memperkirakan kalau jam tangan Andhi bermerek Rolex.
"Klo dari designnya keliatan Yacht Master-II," tulisnya.
Andhi Pramono juga menunjukan tangkapan layar situs Omniluxe yang menjual jam Rolex Yacht Master-II. Sekilas memang tampak mirip dengan terdapat desain biru di tengahnya. Tercatat kalau harga normal jam Rolex tersebut mencapai Rp375 juta.
Rolex memang termasuk brand internasional yang dikenal menjajakan produk jam tangan mewah. Seperti kebanyak brand mewah lain, Rolex juga banyak ditiru dan beredar produk palsu.
Meski begitu, ada cara yang bisa dilakukan untuk memperhatikan apakah jam Rolex asli atau palsu. Dikutip dari Happy Jewelers, berikut cara membedakannya:
1. Lihat nomor Seri
Nomor seri Rolex selalu diukir dengan logam, sedangkan jam tangan palsu memiliki nomor seri yang hanya diukir dengan asam. Penempatan nomor seri juga menjadi tanda apakah itu Rolex asli atau bukan. Cari nomor seri di sisi angka 6, tempat terhubung dengan lug. Pada jam tangan Rolex asli yang baru, nomor seri terlihat di bezel bagian dalam.
Baca Juga: Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono Jadi Bahan Rujak Pedas Publik, Enaknya Kelola Duit Rakyat
2. Periksa nomor model
Jam tangan Rolex asli harus memiliki nomor model yang dapat diverifikasi. Nomor model terlihat di sisi jam 12 tempat tali jam dan lug bertemu. Juga harus ada ukiran “Desain Rolex Asli” di atas nomor model. Anda mungkin perlu melepas pita untuk melihat nomornya. Untuk melakukan ini, cukup gunakan klip kertas untuk melepas pin yang menahan pita pada tempatnya.
3. Ukiran caseback
Untuk Rolex yang diproduksi sebelum tahun 2007, hologram logo mahkota terdapat di bagian belakang sasis belakang. Versi Rolex yang diproduksi setelah tahun 2007 tidak boleh menampilkan logo tersebut. Sebagian besar caseback versi yang lebih baru terbuat dari baja poles biasa.
Sebagian besar jam tangan Rolex tidak memiliki kata-kata terukir di penutup belakang. Beberapa pengecualian untuk produksi jenis Sea Dweller, jam tangan militer, COMEX, dan edisi langka lainnya. Model Rolex lama seperti 69172, 69173, dan 69174 juga memiliki ukiran di bagian belakang dengan "Baja Tahan Karat" dan "Desain Terdaftar".
4. Mesin jam ukiran rolex
Berita Terkait
-
Pamer Pakai Balenciaga Puluhan Juta, Style Atasya Yasmine Anak Kepala Bea Cukai Makassar Tetap Dicap Norak
-
Dipakai Kepala Bea Cukai Makassar, Ini Sejarah Jam Rolex yang Bikin Harganya Selangit!
-
Heboh Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono dan Keluarga Pamer Gaya Hidup Mewah, Ada Larangannya Enggak Sih?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial