Suara.com - Aktivitas Jennifer Bachdim sebagai seorang ibu dari empat anak, dan ibu rumah tangga sekaligus belakangan menarik perhatian publik. Pasalnya, istri pesepakbola Irfan Bachdim ini memilih untuk mengasuh buah hati dan mengurus rumahnya seorang sendiri.
Bukan cuma itu, pola asuh wanita yang dikenal sebagai seorang model dan influencer tersebut juga kerap mendapatkan decak kagum. Pasalnya, meski tak dibantu pengasuh dan tinggal berjauhan dari suami, Jennifer Bachdim mengaku tak pernah marah dan memberi hukuman pada anak-anaknya, saat perilaku mereka menantang.
Hal ini terlihat dari berbagai aktivitas yang ia tunjukkan bersama anak-anaknya, yang terlihat tenang dan menurut. Mereka juga saling bekerjasama dalam mengerjakan rumah. Menurut Jennifer Bachdim, ia memang ingin mendidik keempat putra putrinya itu menjadi anak-anak mandiri.
"Aku pastinya mau mendidik anak-anak menjadi mandiri. Dari kecil, Kiyoji (putra ketiganya) aku ajarkan buang sampah dan lakukan pekerjaan rumah tangga," pungkasnya pada Jessica Iskandar yang ditayangkan dalam YouTubenya seperti yang Suara.com kutip pada Jumat (7/4/2023).
Meski parentingnya terlihat begitu sempurna, kata Jennifer Bachdim, bukan berarti anak-anaknya tak pernah memiliki perilaku menantang seperti marah atau tantrum. Menurutnta, semua tergantung pada bagaimana orangtua menghadapi kondisi tersebut.
Dibandingkan memberi mereka hukuman, wanita 36 tahun tersebut lebih memilih untuk tetap tenang dan berkomunikasi dengan anak-anaknya saat emosi mereka sudah mereda. Menurut Jennifer Bachdim, ikut marah dan memberi hukuman saat anak tantrum justru akan memperburuk keadaan.
"Secara pribadi aku bukan tipe yang kasih hukuman, aku rasa lebih penting untuk berkomunikasi dengan anak setelah dia sudah tenang," pungkas dia.
Lebih lanjut, wanita yang menetap di Bali bersama keempat buah hatinya ini mengatakan jika setelah anak-anak tenang, ia baru akan menyampaikan apa yang salah dan memberi tahu hal yang benar pada mereka. Sebisa mungkin, dirinya tidak memberikan banyak hukuman untuk mendisiplinkan mereka.
"Jadi aku berusaha tetap tenang dan coba berkomunikasi setelahnya jika anak sudah jauh lebih tenang, coba jelasin apa yang salah, dan coba untuk enggak kasih banyak hukuman," ujar wanita kelahiran Jerman ini.
Baca Juga: Dari Pagi, Prof. Antara Dicecar 86 Pertanyaan dengan Tebal 55 Halaman
Kata Jennifer Bachdim lagi, agar anak-anak memiliki sikap disiplin, hal paling penting adalah bagaimana orang tua mencontohkannya. Sehingga mereka akan otomatis mengikuti saat melihat hal baik yang mereka lihat pada orangtuanya. Bagaimana parents, bisa dicontoh kan parenting positif ala Jennifer Bachdim ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas