Suara.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengakui bahwa kasus balita di Samarinda, Kalimantan Timur, yang positif narkoba setelah diberi minum oleh tetangganya bukan sekadar persoalan sederhana.
Deputi Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Nahar mengatakan kalau ibu dan anak korban bisa saja masih jadi incaran dari para pengedar narkoba.
"Ini kasus tidak simpel karena ada kaitannya dengan jaringan narkotika. Kita berharap tidak berdampak jangka panjang ke anak makanya pemulihan secara jangka panjang atau cukup itu perlu terus dilakukan," kata Nahar kepada wartawan, Kamis (15/6/2023).
Meskipun menurut keterangan tetangga yang memberikan minuman ada unsur ketidaksengajaan, tetapi KemenPPPA bekerjadama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) agar kejadian seperti itu tidak terulang di mana pun.
Pengawasan juga penting dilakukan, karena bisa jadi ibu dan anak masih jadi incaran para pengedar narkoba.
"Bisa jadi anak sama ibu bisa disasar lagi oleh pihak tertentu, ini juga harus dapat perlindungan. Oleh karena itu kami terus berkoordinasi dengan BNN untuk memastikan tindak lanjut dari penanganan," kata Nahar.
Balita berusia tiga tahun itu kini berada di Rumah Aman milik BNN di Kalimantan Timur, lanjut Nahar. Ia menehaskan bahwa upaya pengawasan, perawatan, juga rehabilitasi kepada korban balita itu harus terus dilakukan agar dampak sabu di dalam tubuhnya tidak menetap berkepanjangan.
Sementara itu, pelaku yang membetikan minuman bisa jadi dikenakan pasal berlapis terkait perlindungan anak juga penyalahgunaan narkoba.
"Sudah merujuk pada undang-undang perlindungan anak juga ada undang-undang yang berkaitan dengan narkotika, itu juga bisa dilapisi. Jadi walaupun itu sebut saja diduga tidak sengaja, tapi dampaknya sudah ke anak. Hasil pemeriksaan sudah cukup bukti bahwa anak sudah positif terpengaruh sabu," pungkas Nahar.
Baca Juga: Pemulihan Balita Positif Sabu, BNN Samarinda Bentuk Tim Pendamping Khusus
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
4 Bedak Tabur dengan Rating Sempurna untuk Menahan Kilap Wajah di Kulit Berminyak
-
3 Lipstik Ombre Terbaik untuk Bibir Gelap sesuai Review dan Harga
-
Kenapa Tuan Rumah Piala Dunia 2026 di 3 Negara?
-
5 Adidas Samba Jane untuk Jalan Seharian Tanpa Pegal dan OOTD Keren
-
3 Shio Paling Beruntung dan Tajir Melintir Pekan Depan 8-14 Juni 2026
-
Chatib Basri Anak Siapa? Dirumorkan Jadi Menkeu Gantikan Purbaya
-
5 Color Corrector Terbaik untuk Tutupi Mata Panda dan Samarkan Bekas Jerawat
-
Berapa Gaji Alexandra Askandar? Bankir Perempuan di Top Level BUMN
-
Urutan Skincare Malam Usia 55 Tahun ke Atas, Wajib Pakai Produk Anti Aging agar Hasil Maksimal
-
Pakai Moisturizer tapi Malah Jerawatan? Ini Kesalahan yang Sering Tidak Disadari