Suara.com - Ibu hamil yang ingin tampil kece akan sering mewarnai rambut. Tapi beredar anggapan tindakan ini bisa membahayakan perkembangan janin. Mitos atau fakta ya?
Produk pewarna rambut dianggap tinggi bahan kimia yang bisa mengganggu perkembangan janin, karena dianggap bisa menyerap lewat aliran darah.
Padahal melansir situs National Health Service (NHS) menyebutkan sebagian besar penelitian meski terbatas, menunjukan aman mewarnai rambut saat hamil.
Beberapa penelitian juga menemukan dosis bahan kimia yang sangat tinggi dalam pewarna rambut bisa menyebabkan kerusakan. Tapi dosis ini jumlahnya bisa berubah sangat rendah saat proses pewarnaan rambut.
Inilah sebabnya, kebanyakan ibu hamil pilih mewarnai rambutnya saat usia janin sudah mencapai 12 minggu, di saat inilah risiko bahan kimia yang membahayakan bayi jauh lebih rendah.
Adapun cara lain untuk menurunkan risiko mewarnai rambut untuk ibu hamil, dan jika melakukannya sendiri bisa dengan tindakan berikut:
- Memakai sarung tangan
- Pakai pewarna yang tidak bertahan lama
- Bekerja dengan ventilasi baik
- Langsung bilas kulit kepala setelah pewarnaan selesai dilakukan.
Sementara itu sebagai pengelola tempat perawatan rambut selama puluhan tahun Founder Carina Beauty Sanctuary, Gaya Kartasasmita membenarkan banyak ibu hamil yang datang untuk menjalani perawatan rambut, agar tetap tampil stylish saat mengandung sang buah hati.
Tapi Gaya, yang baru kembali membuka Carina Beauty Sanctuary di Senopati dengan tema Sustainable and Go Green Salon, Jakarta Selatan setelah hantaman pandemi mengingatkan tidak sembarangan salon perawatan rambut bisa melayani ibu hamil.
Ini karena harus ada assessment atau penilaian dari pihak salon demi kenyamanan dan keamanan pelanggan ibu bersama bayinya di kemudian hari.
Baca Juga: Jangan Asal! Ini 3 Tips Memilih Warna Rambut agar Hasilnya Lebih Stylish
"Jadi saat datang ia perlu menjelaskan kehamilannya berapa bulan, apakah ada alergi, kondisi tidak nyaman dan harus lebih dulu dilakukan treatment atau perawatan kulit kepala sebelum melakukan pewarnaan rambut," jelas Gaya melalui keterangan yang diterima suara.com, Kamis (6/7/2023).
Perawatan kulit kepala ini juga harus dilakukan menggunakan produk perawatan rambut seperti sampo dan kondisioner sustainable ramah lingkungan, yang lebih bebas iritasi dan lebih aman untuk kulit kepala.
Selanjutnya kata Gaya, ibu hamil juga harus mau mendengarkan rekomendasi petugas salon berupa penilaian, khususnya penggunaan produk go green lebih alami yang lebih rendah bahan kimia, sehingga tidak akan mempengaruhi janin.
"Kami bertekad untuk menggunakan produk yang ramah lingkungan dan anti animal cruelty. Dari bahan-bahan terpilih yang digunakan hingga proses pengerjaan yang mengutamakan prinsip-prinsip keberlanjutan, sehingga benar-benar memperlihatkan komitmen untuk menjaga keindahan planet kita," papar Gaya.
Adapun beberapa layanan yang ditawarkan di antaranya seperti perawatan kulit rambut, hair styling, make-up artist, manicure dan pedicure, hingga nail art serta reflexology.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan
-
Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung