Suara.com - Bagi beberapa laki-laki, nonton film bokep alias porno menjadi hal yang dianggap wajar. Hal ini biasa digunakan laki-laki untuk meningkatkan gairah seksualnya termasuk mastrubasi. Bahkan, saat sudah menikah, sebagian laki-laki juga memiliki kebiasaan menonton film bokep.
Padahal, menonton film bokep sendiri adalah hal yang dilarang, khususnya dalam ajaran Islam. Namun, di balik larangan agama untuk menonton film bokep, rupanya kebiasaan ini juga memberikan dampak yang kurang baik.
Seksolog Zoya Amirin menjelaskan, laki-laki biasanya memiliki pandangan kalau dirinya harus jago saat berhubungan seks. Sebab kebiasaan menonton film bokep, ternyata dapat membuatnya menjadi insecure.
Pasalnya, ketika melihat film bokep, mereka akan memperhatikan kalau laki-laki dalam video tersebut sangat ahli dan jago. Hal ini membuat mereka takut ketika berhubungan seks langsung, akan tidak memuaskan pasangannya.
Justru, laki-laki jadi takut terintimidasi dengan pasangan wanitanya. Hal ini juga yang membuat Mr P jadi lemas saat ingin berhubungan seks secara langsung.
“Laki-laki itu selalu punya persepsi kalau laki-laki itu harus kuat, seksnya harus jago, harus ngerti posisi, harus ngerti cara untuk berhubungan seks dan sebagainya. Ketika dia enggak ngerti dan diintimidasi sama pasangan seksualnya, galau cowok-cowok langsung lemes,” ungkap Zoya Amirin dalam video yang diunggah di kanal Youtube pribadinya tiga tahun lalu.
Oleh sebab itu, justru laki-laki merasa lebih nyaman nonton film bokep sambil mastrubasi dibandingkan berhubungan seks secara langsung. Padahal, itu memengaruhi kehidupan seksualnya.
“Makannya lebih nyaman untuk berhubungan seks dalam imajinasi dan nonton pornografi dibandingkan sambil berhubungan seks dengan cewek beneran,” sambung Zoya Amirin.
Tidak hanya itu, kebiasaan menonton film bokep ini juga membuatnya tidak begitu menyukai seks dengan pasangan secara langsung. Bahkan, jika pasangannya itu seksi dan cantik. Namun, mereka akan menemukan kenyamanan ketika menonton film bokep untuk menyalurkan hasrat seksualnya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Ngaku Suka Nonton Film Porno, Bahaya Nggak Sih Sebenarnya untuk Pria Dewasa?
“Hal itu karena ada kenyamanan-kenyamanan yang didapatkan ketika nonton porno, dibandingkan dengan perempuan beneran, meskipun perempuannya cantik luar biasa,” jelas Zoya Amirin.
Akibat dari kebiasaannya ini, dapat memengaruhi kejiwaan para laki-laki. Zoya Amirin mengatakan, dalam penelitian, menonton film bokep memengaruhi kejiwaan serta kerusakan otak karena rasa candu yang diberikan
“Film blue juga dapat memengaruhi kejiwaan. Ada juga beberapa penelitian yang menunjukkan akibat kerusakan otak karena adiksi pornografi,” pungkasnya.
Sementara itu, dalam Islam sendiri juga menonton film bokep dilarang. Hal ini telah dijelaskan dalam Al Quran:
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat". (QS An Nur ayat 30).
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi