Suara.com - Bangkit dari pandemi Covid-19, Sahid Hotels & Resorts terus berbenah untuk tetap bisa melayani masyarakat Indonesia sebaik mungkin. Apa saja strategi yang dilakukan?
Dalam kunjungannya ke kantor redaksi Suara.com, Corporate Assistant Manager of Business Development & Digital Marketing Sahid Hotels, Andi Anggreni, menjelaskan strategi utama untuk bangkit dari pandemi adalah tetap menjaga kepercayaan pelanggan.
"Kami memberikan service sebaik mungkin kepada pelanggan. Dengan begitu akan ada emotional attachment pelanggan terhadap Hotel Sahid yang kental dengan budaya lokal," tutur perempuan yang akrab disapa Andien tersebut saat berbincang dengan Suara.com, Jumat (21/7/2023).
Strategi lain seperti perjanjian kerja sama dengan perusahaan lain serta renovasi hotel tetap dilakukan. Ketiga strategi dilakukan bersamaan sebagai upaya Sahid Hotels menjadi pilihan akomodasi masyarakat untuk berbagai keperluan, termasuk liburan bersama keluarga, miting dan rapat perusahaan, ataupun tempat menginap selama perjalanan bisnis.
Salah satu contohnya, Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta yang terletak di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, tengah direnovasi. Dari 700 kamar yang tersedia, 300 di antaranya sedang direnovasi untuk mengikuti selera masyarakat saat ini.
Andien mengatakan, Hotel Sahid memang mengedepankan konsep budaya lokal. Hal ini tercermin dari desain interior, ornamen, hingga menu makanan yang tersedia di restoran kental dengan budaya Indonesia, khususnya budaya Jawa.
"Tapi seiring perkembangan zaman, kami juga menemukan usia pengunjung hotel kami tidak lagi hanya dari kalangan 40 tahun ke atas, tapi usia 25 tahun sampai 38 tahun juga semakin banyak. Karena itu kami juga memiliki restoran yang menyuguhkan menu internasional," terangnya.
Berbicara di kesempatan yang sama, Redaktur Eksekutif Suara.com, Ririn Indriyani, juga menyoroti perkembangan zaman khususnya generasi muda dari Generasi Z dan Milenial. Ririn menjelaskan Arkadia Digital Media selaku induk perusahaan Suara.com meluncurkan platform sekaligus program baru bernama Nexus Creator Hub baru-baru ini.
Nexus Creator Hub hadir bukan saja sebagai sebuah platform kerja sama yang menjembatani antara brand dan para content creator, namun juga sebagai program inkubasi.
"Selain produk jurnalisme, brand dan perusahaan juga membutuhkan keberadaan para content creator, influencer, key opinion leaders, untuk dilibatkan dalam promosi atau campaign," tuturnya.
Ke depannya, Ririn berharap Suara.com dan Sahid Hotels mampu menjalin kerja sama yang menguntungkan kedua belah pihak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
Terkini
-
7 Program Mudik Gratis Lebaran 2026, Cek Link dan Cara Daftarnya!
-
Apakah Sepatu Skechers Bisa Dicuci di Mesin Cuci? Ini 4 Serie-nya yang Washable
-
Bibir Kering Sebaiknya Pakai Lip Cream Apa? Ini 5 Rekomendasinya untuk Usia 45 Tahun
-
Dari Ruang Kelas ke Forum Dunia: Cara Pelajar Indonesia Dilatih Jadi Diplomat Muda
-
6 Lip Balm Mengandung SPF Cocok untuk Cuaca Kering dan Berangin
-
4 Rekomendasi Moisturizer Lokal Terbaik untuk Menjaga Kekencangan dan Elastisitas Kulit
-
7 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama, Awet Seharian Mulai Rp20 Ribuan
-
Jenis Lipstik Apa yang Tahan Lama? Intip 6 Pilihan dengan Harga Terjangkau
-
Apa Agama Ranty Maria yang Menikah dengan Rayn Wijaya di Bali? Simak Profil Lengkapnya
-
Kisah Ibu Cholifah: Dari Warung Sederhana, Percaya Diri Bantu Ekonomi Keluarga