Suara.com - Yayasan Pendidikan Astra berkolaborasi bersama untuk mengakselerasi keunggulan sekolah di daerah serambi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, melalui program 4 pilar yaitu, karakter, akademis,seni budaya, kecakapan hidup. Astra fokus terhadap infrastruktur, agar sekolah dapat memberikan pelayanan maksimal terhadap pendidikan.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Astra melalui YPA-MDR melakukan penandatanganan M.o.U kerja sama dengan pemerintah daerah. Penandatanganan dihadiri oleh Direktur SMK Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Dr. Drs. Wardani Sugiyanto, Kepala Bidang SMK Provinsi Kalimantan Timur M. Kurniawan, Sekretaris Daerah Penajam Paser Utara H. Tohar, Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Drs. H. Alimuddin, Direktur Astra Gita Tiffani Boer, Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah, Ketua Pengurus YPA-MDR Gunawan Salim, dan jajarannya.
‘’Kami apresiasi kontribusi Astra sebagai mitra pembangunan dalam dunia pendidikan. Astra memahami betapa pentingnya pendidikan dalam menciptakan generasi masa depan yang berkompeten dan berdaya saing. Sebagai perusahaan yang peduli terhadap pendidikan, Astra telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung percepatan dalam pendidikan,‘’ ujar Direktur SMK Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Dr. Drs. Wardani Sugiyanto.
“YPA-MDR mendukung pengembangan sekolah-sekolah di jenjang SD, SMP dan SMK dalam menghasilkan sumber daya manusia berkualitas di berbagai wilayah di Indonesia,” ujar Direktur Astra, Gita Tiffani Boer.
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur pendidikan, menyediakan fasilitas dan sumber daya yang memadai, serta meningkatkan kompetensi para guru dan staf pendidikan melalui pelatihan dan pengembangan profesional. Kerja sama ini juga dapat mencakup pemberian bantuan peralatan pendidikan, dan program-program peningkatan kesadaran akan pentingnya pendidikan.
Astra melalui YPA-MDR membina 11 Sekolah Dasar, 2 Sekolah Tingkat Menengah, 2 Sekolah Tingkat SMK di kawasan IKN Nusantara. Dukungan ini akan mencakup pembangunan dan renovasi fasilitas sekolah, termasuk ruang kelas, perpustakaan, dan laboratorium, serta fokus peningkatan kompetensi kepala sekolah, guru & siswa secara berkelanjutan.
YPA-MDR menyasar komite sekolah, yang nantinya diharapkan dapat membantu dalam menjalankan proses percepatan keunggulan sekolah.
Sebelumnya, pada 15 Mei 2023, Astra juga telah meresmikan gedung 7 Sekolah Dasar, dan 4 Sekolah Menengah Pertama sekolah binaan di Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
26 Sosok Guru Muda
Selanjutnya, Astra melalui YPA-MDR telah meluncurkan Program Guru Muda Garda Depan (GMGD) Angkatan IV, di Menara Astra, Jumat (14/7/2023), yang dihadiri langsung oleh Direktur Astra Gita Tiffani Boer, Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah, serta Ketua Pengurus YPA-MDR Gunawan Salim di Menara Astra, Jakarta.
Baca Juga: Kembangkan Eduwisata, Yayasan Astra Honda Motor Kolaborasi dengan UIN Yogyakarta
Program Guru Muda Garda Depan yang diprakarsai oleh Astra melalui YPA-MDR ini bertujuan untuk membantu dan mengakselerasi peningkatan kualitas pendidikan di sekolah binaan Astra, melalui keterampilan dan pengetahuan yang komprehensif, untuk menciptakan suasana belajar yang inspiratif dan mendorong inovasi di kalangan guru & siswa.
Sebanyak 26 sosok Guru Muda Garda Depan ditugaskan di dua wilayah, terbagi menjadi 15 guru muda untuk wilayah IKN Nusantara dan 11 guru muda di wilayah Manggarai Timur. Selanjutnya, seluruh peserta Guru Muda Garda Depan angkatan keempat akan diserahkan secara langsung ke pihak Bupati Penajam Paser Utara, serta Bupati Manggarai Timur untuk dapat berkolaborasi dan mewujudkan pendidikan yang unggul di daerah sekitarnya.
Guru Muda Garda Depan ini sebelumnya telah menjalani proses seleksi yang ketat serta mengikuti pelatihan komprehensif di Salatiga. Program pelatihan ini membekali mereka dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk siap dalam menjalankan tugas serta melewati berbagai tantangan yang mungkin mereka hadapi di daerah masing-masing.
"Kami sangat bersemangat dengan kerja sama ini dan kesempatan untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kawasan Serambi Ibu Kota Negara Nusantara. Kami percaya bahwa setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang berkualitas, dan melalui kerja sama ini, kami berharap dapat memberikan dampak yang positif bagi generasi mendatang," ujar Ketua Pengurus YPA-MDR, Gunawan Salim.
Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama ini,
"Kami menghargai peran Astra melalui YPA-MDR, dalam mendukung pembangunan pendidikan di Kabupaten PPU. Kerja sama ini akan menjadi langkah penting dalam meningkatkan aksesibilitas, kualitas, dan kesetaraan pendidikan di daerah ini," ujarnya.
Melalui kerja sama strategis ini, Astra melalui YPA-MDR dan pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk berkontribusi penuh terhadap percepatanpengembangan pendidkan di area strategis Kawasan Ibu Kota Negara Nusantara, demi menyiapkan sekolah berwawasan global, unggul dan mempunyai karakter.
Inspirasi 14 Tahun YPA-MDR untuk Pendidikan Indonesia
YPA-MDR berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan Indonesia di wilayah tertinggal melalui pola pembinaan empat pilar, yaitu akademi, karakter, seni budaya, dan kecakapan hidup yang adaptif, inovatif dan berdampak. Hingga saat ini, pembinaan sudah dilakukan kepada 2.225 guru dan 30.491 siswa.
Dengan adanya program bantuan pendidikan, YPA-MDR telah menyentuh 136 sekolah jenjang SD, SMP dan SMK sebagai konsep Sekolah Eskalator dan tersebar di 15 kabupaten yang berada di Provinsi Lampung, Banten, Jawa Barat, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah dan Nusa Tenggara Timur, serta Kalimantan Timur.
Berita Terkait
-
Laporan Penjualan Mobil Astra Juni 2023, Catat Peningkatan 7 Persen
-
Maskeei Dukung Penuh Astra Wujudkan Energi Bersih Melalui Astra Green Energy
-
Kolaborasi Astra dan PLN Percepat Transisi Energi Lewat Pengembangan Infrastruktur Kendaraan Listrik
-
Astra Beli Saham Hotel Mandarin di Bundaran HI Senilai Rp1,27 Triliun
-
Kejar Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 30 Persen, Program Astra 2030 Sustainability Aspirations Diluncurkan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam