Suara.com - Keberhasilan Indonesia sebagai negeri dengan kekayaan sumber daya alam melimpah telah lama dikenal dunia. Mulai dari keindahan flora, fauna, hingga beragam jenis hutan yang menjadi paru-paru dunia, semuanya berperan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan agar tetap sehat, bersih, dan indah.
Menyadari hal ini, Astra, sebagai bagian dari bangsa Indonesia, telah memberikan kontribusi nyata dalam upaya pelestarian lingkungan dengan komitmen dan cita-cita untuk mencapai kesejahteraan bersama bangsa.
Dalam rangka menjawab tantangan lingkungan, terutama perubahan iklim, Astra meluncurkan program pengembangan ambisius yang diberi nama "Astra 2030 Sustainability Aspirations".
Program ini bertujuan untuk mencapai penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30% dari tingkat dasar pada tahun 2030. Dalam pencapaian target tersebut, Astra telah melakukan berbagai tindakan nyata, antara lain melalui penanaman pohon dan konservasi lingkungan melalui skema terpadu.
"Proyek Kompensasi Karbon Astra menjadi salah satu bukti kontribusi nyata Astra dalam mengurangi emisi gas rumah kaca," kata Kepala Divisi PT Astra International, Riza Deliansyah ditulis Senin (26/6/2023).
Proyek Kompensasi Karbon Astra menjadi salah satu bukti kontribusi nyata Astra dalam mengurangi emisi gas rumah kaca. Dalam pelaksanaannya, Astra bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat, institusi pendidikan, dan pemerintah.
Proyek ini telah berhasil berkembang di berbagai area perhutanan sosial dan kawasan Desa Sejahtera Astra, seperti Garut, Samosir, Bogor, dan Yogyakarta, dengan total luas mencapai 834 hektar.
Tak berhenti di situ, Astra terus berkomitmen untuk mengembangkan proyek ini di area perhutanan sosial lainnya, seperti di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Dalam pengembangan proyek ini, Astra tetap menjaga keberlanjutan karbon melalui tindakan nyata, seperti penanaman pohon, monitoring, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Hari ini, dalam sebuah acara yang penuh sukacita, Astra meluncurkan Hutan Karbon Produktif dengan luas 105 hektar di Desa Karangsalam Lor dan Desa Semedo, Kabupaten Banyumas. Melalui proyek ini, Astra berperan aktif dalam mendorong penurunan emisi gas rumah kaca di Indonesia dan mendaftarkan proyek ini ke Sistem Registri Nasional (SRN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat dengan Daur Ulang (Recycle): Upaya Mengurangi Sampah dan Merawat Lingkungan
Langkah-langkah Astra dalam mencapai kesejahteraan bersama bangsa melalui upaya pelestarian lingkungan semakin terwujud nyata. Pada tahun 2022, Astra berhasil mendapatkan sertifikasi untuk 280.000 pohon yang telah ditanam sebelumnya, dan pada tahun yang sama, Astra telah menanam sebanyak 120.240 pohon yang akan disertifikasi pada tahun 2023.
Astra memahami bahwa tercapainya lingkungan yang sehat dan bersih serta penurunan emisi gas rumah kaca hanya dapat terwujud melalui sinergi semua pihak dalam mendukung pengendalian dampak perubahan iklim di Indonesia. Dengan menjaga kelestarian lingkungan, cita-cita Astra untuk mencapai kesejahteraan bersama bangsa pun akan tercapai.
Dengan langkah-langkah nyata dan komitmen yang kuat, Astra terus membuktikan diri sebagai kontributor utama dalam pelestarian lingkungan dan penurunan emisi gas rumah kaca di Indonesia. Diharapkan, upaya Astra ini dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk ikut serta dalam menjaga keberlanjutan alam demi masa depan yang lebih baik bagi bangsa dan bumi kita.
Berita Terkait
-
Mengenal Lebih Dekat dengan Daur Ulang (Recycle): Upaya Mengurangi Sampah dan Merawat Lingkungan
-
Wujudkan Kepedulian pada Pelestarian Lingkungan, Astra Hadirkan Festival Lingkungan Astra 2023
-
Anak Muda Peduli Lingkungan Bersihkan Sampah Sambil Live di Medsos, Bobby Nasution Langsung OTW ke Lokasi Ikut Bantu
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Saham BULL Masuk Rekomendasi saat IHSG Terancam Koreksi Hari Ini
-
MSCI Masih 'Gembok' Saham Indonesia di Indeks Global, Ancaman Downgrade Masih Menghantui?
-
Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!
-
Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis
-
Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan
-
Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka
-
PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI
-
Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi
-
Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global
-
Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026