Suara.com - Nama Verny Hasan kembali muncul sebab meminta Denny Sumargo untuk kembali tes DNA untuk anaknya. Diketahui, sebelumnya Denny Sumargo telah melakukan tes DNA dan hasilnya adalah negatif.
Namun, baru-baru ini Verny Hasan kembali muncul dan meminta Denny Sumargo untuk tes DNA kembali. Ia meminta Denny Sumargo untuk tes DNA kembali dengan dokter rekomendasinya. Pasalnya, tes sebelumnya yaitu berdasarkan dokter rekomendasi dari Denny Sumargo.
"Tes DNA dua kali yuk, biar tambah mengejutkan lagi. Kan kemarin rumah sakit pilihan dia, dokter pilihan dia. Sekarang gantian dong rumah sakitnya dari saya,” kata Verny Hasan di Instagram, Jumat (18/8/2023).
Permintaan Verny Hasan terkait tes DNA ini lantas menjadi sorotan. Pasalnya, tes DNA sebelumnya sudah jelas keterangan dari dokter kalau Denny Sumargo bukanlah ayah biologis dari anak perempuannya.
Namun, Verny Hasan tetap meragukan hasil tes DNA tersebut. Oleh karena itu, ia ingin meminta ulang melakukan tes DNA. Memangnya seberapa akurat sebenarnya tes DNA tersebut?
Melansir laman Cleveland Clinic, tes DNA sendiri dipercaya 99,9 atau hampir 100 persen akurat untuk menentukan apakah pria benar ayah biologis dari seorang anak. Tes DNA yang dilakukan bisa melakukan swab pipi ata tes darah.
Dengan tes DNA, nantinya laboratorium akan melakukan serangkaian kecocokan genetik antara ayah dan anak. Jika hasilnya cocok, maka pria tersebut dipastikan ayah biologis dari si anak.
Penggunaan tes DNA sendiri juga dilakukan untuk menyelesaikan sengketa hak anak di mata hukum. Biasanya, ibu akan meminta tes DNA agar anaknya mendapat hak hukum, asuh, tunjangan jaminan sosial, hingga warisan. Oleh sebab itu, beberapa orang melakukan tes DNA untuk memastikan kebenarannya.
Di samping itu, dalam laman WebMD dijelaskan, keakuratan tes DNA ini mungkin bisa juga tidak akurat. Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor, di antaranya sebagai berikut.
Baca Juga: Lady Nayoan Kecelakaan, Denny Sumargo Sempat Trauma dan Tak Ingin Lihat: Inget Vanessa Angel
- Perusahaan membandingkan data dari database yang mungkin hasilnya tidak pasti. Hal ini membuat hasil tes DNA tidak pasti. Bahkan, perusahaan atau rumah sakit yang melakukan tes DNA juga memiliki pengaruh penting terkait keakuratan.
- Tes DNA kromosom Y hanya melihat garis ayah sang pria sehingga hasilnya mungkin akan terbatas.
- Perusahaan atau rumah sakit yang menguji, cukup selektif dalam mencari variasi genetik tertentu. Sementara variasi ini hanya menjelaskan sejumlah kecil dari jutaan SNP yang terkandung dalam DNA Manusia.
Sementara agar akurasinya lebih tepat, hal ini juga bisa didorong dengan data yang dikumpulkan. Ada berbagai macam DNA, semakin banyak yang dikumpulkan, maka akurasinya lebih tinggi. Oleh sebab itu, dengan banyaknya data ini akan memudahkan perusahaan atau rumah sakit mendapatkan hasil yang akurat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik
-
5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat
-
Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik
-
5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point
-
ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia
-
Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan
-
Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan
-
Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS
-
Eks Kiper AS Bongkar Wajah Asli Klub Baru Elkan Baggott: Hati-hati, Milwall FC Itu Keras
-
1 Malam 3 Ledakan, Pelabuhan di Tepian Selat Hormuz Jadi Pusat Pertempuran AS - Iran