Suara.com - Seringkali muncul kekhawtiran dari masyarakat terkait penggunaan galon air minum dalam kemasan (AMDK). Sebagian khawatir bahwa kemasan tersebut tidak lagi higienis usai dipakai berulang-ulang.
Lantas, bagaimana faktanya? Dalam keterangannya, Kepala Pabrik AQUA Ciherang, Joko Prasojo, semua galon kosong yang dikembalikan masyarakat ke produsennya sebelum digunakan kembali juga sudah melalui berbagai macam screening atau pengecekan serta proses pembersihan dan sterilisasi.
Standar pengisian ulang kemasan galon juga dijamin dengan proses seleksi ketat terhadap galon yang kembali ke pabrik. Ia menjelaskan, sebelum digunakan kembali, setiap galon-kosong yang kembali ke pabrik setelah digunakan oleh konsumen harus melalui berbagai macam screening.
Ada beberapa tahap yang dilakukan hingga galon-galon tersebut layak diisi lagi baik dari sisi fisik, adanya benda asing, adanya bau, dan berbagai faktor lainnya. Galon-galon yang sudah tidak sesuai standar akan disingkirkan oleh mesin checker secara otomatis.
"Tahap berikutnya, galon-galon yang lolos screening tahap dua dilakukan pengecekan dengan cara light tester. Pada screening ini, lubang-lubang yang sangat kecil sekalipun pada galon akan terdeteksi oleh mesin. Jika mesin mendeteksi adanya lubang pada galon, galon tersebut juga langsung tersingkir secara otomatis,"kata dia.
Joko mengatakan tidak semua galon yang kembali ke pabrik dapat digunakan ulang. Galon yang tidak memenuhi standar akan langsung dihancurkan dan diserahkan kepada pihak pemasok galon untuk didaur ulang.
Berikutnya, galon-galon tersebut barulah masuk dalam proses pencucian dan sterilisasi dengan masuk ke mesin washer. Ada beberapa tahapan dalam proses pencucian galon kosong ini. Pencucian galon pada mesin dimulai dari basuhan air bertekanan tinggi dari permukaan luar galon.
Lalu, dilanjutkan dengan pembasuhan menggunakan bahan pembersih dengan standar food grade untuk membersihkan bagian dalam galon. Setelah itu, galon dibilas dengan air suhu hangat, yakni 55 derajat Celcius untuk menghilangkan mikroba.
Galon kemudian dibilas kembali dengan air suhu normal yang berasal dari sumber air mereka. Hal ini agar galon benar-benar hanya mengandung air mineral yang murni tanpa ada kontaminasi bahan lain.
Selesai pencucian, yang merupakan tahap terakhir adalah galon akan diisi air mineral dari sumber air yang murni dan terlindungi melalui proses yang terintegrasi. Sebelum diisi ulang galon akan menjalani proses filtrasi dan penyinaran ultraviolet di dalam high care room, ruangan khusus dengan akses terbatas dan minim sentuhan tangan dan dimonitor secara real time.
Untuk mengunci kemurnian air mineralnya, galon menggunakan teknologi double injection, yaitu tutup galon khusus yang dipatenkan pertama di Indonesia. Sebelum dimasukkan ke loading dock dan dibawa ke bagian warehouse untuk didistribusikan, galon-galon sudah terisi air itu dicoding terlebih dulu.
Joko menjelaskan ini paling penting dilakukan. AQUA galon mempunyai dua coding, yaitu dicap dan di bahu galonnya. “Itu harus sama baik tanggal dan jamnya juga harus sama. Artinya, produk itu masih original,” ungkap Joko.
Baca Juga: Pakar Kesehatan Tegaskan Konsumsi Air Galon Aman Untuk Janin, Begini Penjelasannya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Babak Baru Polemik Jabatan Sekda Kota Tangsel, Ansor Jalani Persidangan di PTUN
-
Bandara Husein Sastranegara Segera Aktif Lagi, Farhan Sebut Bakal Layani 11 Rute
-
15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa
-
Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan
-
Oknum Pejabat Madiun Tertangkap Kamera Asyik Main Kartu Virtual saat Rapat Paripurna di DPRD
-
Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG
-
Geledah Rumah Bupati Sukoharjo, KPK Amankan Uang Hingga Perhiasan
-
Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?
-
ENHYPEN Hadiri Panel Vampir di San Diego Comic-Con 2026 Lewat DARK MOON
-
Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Diusulkan Didiskualifikasi