Suara.com - Pemandangan menyedihkan perbandingan Bukit Teletubbies sebelum dan sesudah terbakar viral di media sosial. Tak main-main pemadangan memilukan ini menampilkan pegunungan hitam sejauh mata memandang.
Mengenaskannya, peristiwa Bukit Teletubbies terbakar masih terjadi hingga kini karena sulitnya memadamkan tanah yang tandus di ketinggian, apalagi dengan cuaca yang saat ini sedang memasuki musim kemarau.
Sehingga upaya proses pemadaman masih dilakukan dengan cara manual yakni memukul api yang menjalar ke seluruh padang savana itu, beberapa petugas kesulitan melakukan pemadaman manual juga akibat panasnya kobaran api dan kelalahan karena menggunakan tenaga manusia.
Pemandangan Bukti Teletubbies sesudah dan sebelum terbakar ini dibagikan akun Instagram @exploremalang dilihat suara.com, Selasa (12/9/2023). Tampak akun tersebut memantau dengan drone atau pesawat tanpa awak yang dilengkapi kamera pemantau, sehingga pemandangan padang savana di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) itu bisa terlihat dari kejauhan.
"Before after kebakaran Bromo," tulis @exploremalang dalam captionnya.
Dalam video itu memperlihatkan Savana Bromo yang kecoklatan dan kehijauan sejauh mata memandang. Pemandangan pegunungan dan perbukitan ini sangat indah dan banyak diburu wisatawan agar bisa berfoto dengan latar fenomena alam tersebut.
Tidak berselang lama, dalam video pemandangan pun berganti menjadi perbukitan dan pegunungan hitak legam, menyerupai abu hasil pembakaran arang Mirisnya apabila debu sisa pembakaran tersebut diterpa angin bisa merusak saluran napas.
Mengenaskannya, luas area yang terbakar tersebut mencapai lebih dari 50 hektar. Bahkan menyebabkan kawasan TNBTS harus ditutup selama beberapa hari untuk mengatasi kebakaran tersebut.
Perlu diketahui, Bukit Teletubbies yang berada di kawasan TNBTS hangus dilalap api akibat aksi foto prawedding menggunakan flare. Percikan pembakaran flare itu menyulut rumput kering yang berada di Bukit Teletubbies, kebakaran akibat flare ini terus meluas hingga sulit dipadamkan.
Baca Juga: Viral Emak-emak Diduga Tipu Nenek-nenek, Beri Bungkusan Setelah Difoto Diambil Lagi
Pihak kepolisian kabupaten Probolinggo, sudah mengamankan Manajer Wedding Organizer, Andrie Wibowo Eka Wardhana yang diduga memberikan flare sebagai properti foto prewedding hingga membuat padang savana itu tersulut api.
Padahal kawasan TNBTS itu adalah are yang dilindungi karena kawasan cagar lingkungan. Ini jugalah yang jadi alasan, pelaku dijerat pasal Kehutanan, ditambah mereka tidak punya surat izin masuk kawasan konservasi (simaksi).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bagaimana Cara Membuka Pengumuman SNBP 2026? Ini Daftar Link-nya
-
10 Sunscreen Terbaik Menurut Tasya Farasya yang Wajib Kamu Coba
-
Daftar ASN yang Tidak Bisa WFH Tiap Hari Jumat, Ini Jabatan yang Dikecualikan Kemendagri
-
Bagaimana Cara agar Kulit Cepat Putih? Ini 5 Produk Skincare yang Ampuh Membantu
-
Diskon 6 Sepatu Sekolah Adidas, Dari Harga Jutaan Jadi Rp500 Ribuan
-
Update Harga BBM 1 April 2026: Pertalite, Pertamax hingga Dexlite
-
Pakai Bedak Tabur Dulu atau Bedak Padat Dulu? Ini Panduan untuk Makeup Flawless
-
Cara Autentikasi Andal by Taspen, Pensiunan Bisa Verifikasi dari Rumah Tanpa Antre
-
5 Vitamin Terbaik untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah
-
Lebih dari Sekadar Nilai Akademik: Mengapa Empati Adalah Kunci Masa Depan Anak?