Sikap Jessica Wongso selama persidangan juga menimbulkan teori konspirasi baru. Ayah Mirna, Edi Darmawan secara blak-blakan menyebut Jessica sebagai sosok psikopat dan narsistik.
Hal yang sama juga dikatakan oleh saksi ahli guru besar kriminologi Universitas Indonesia (UI), Ronny Rahman Nitibaskara dalam persidangan. Ia menyebut bahwa Jessica memang memiliki ciri-ciri mirip seorang psikopat.
Kendati demikian, Ronny menegaskan bahwa Jessica sebenarnya bukan psikopat. Alasannya, dari 22 karakteristik psikopat, Jessica Wongso hanya memiliki 4 karakteristik, sehingga tidak bisa dikategorikan sebagai psikopat.
Adapun teori Jessica Wongso diduga psikopat ini muncul usai beberapa saksi ahli dihadirkan dari Australia. Mereka mengungkap adanya 14 catatan kriminal Jessica Wongso selama menetap di Australia.
Salah satunya kasus Jessica Wongso adalah ancaman bunuh diri dan menabrakkan mobil ke suatu tempat penampungan. Selain itu, Jessica juga beberapa kali tertangkap mengemudi dalam keadaan mabuk.
Fakta seputar kasus hukum Jessica semakin membuat ayah Mirna, Edi Darmawan berang. Ia pun semakin yakin bahwa Jessica adalah pembunuh putrinya.
Suami Mirna dituduh sebagai pelaku suap dan pembunuhan
Konspirasi lain di tengah penanganan kasus kopi sianida adalah munculnya pengakuan dari seorang wartawan Bhayangkara Indonesia bernama Amir Papalia.
Amir mengaku sempat melihat suami Mirna, Arief Soemarko menemui barista Kafe Olivier, Rangga. Pertemuan itu disebut terjadi tepat sehari sebelum Mirna tewas karena kopi sianida, yakni tanggal 5 Januari 2016 lalu.
Baca Juga: Profil dan Biodata Wirang Birawa: Sosok yang Ramal Jessica Bukan Pembunuh Mirna Sesungguhnya
Dalam pengakuannya, Amir mengungkap dirinya sempat melihat Arief membawa bungkusan tas hitam dan memberikannya kepada Rangga.
"Pada tanggal 5 Januari saya berangkat dari Tanah Abang, lalu saya taruh mobil saya di Sarinah. Kemudian saya menyeberang, lalu ketemu Arief dan Rangga. Itu tanggal 5 Januari 2016, sekitar jam 4 sore, saya lihat Rangga dan Arif," ucap Amir yang dibacakan oleh penasihat hukum Jessica Hidayat Boestam dalam transkrip percakapan di persidangan.
Kesaksian itu memicu dugaan adanya kerjasama antara Arief dan Rangga untuk menghabisi nyawa Mirna. Namun, hal itu dengan tegas dibantah keluarga Mirna.
Bahkan Arief yang merupakan suami Mirna memutuskan untuk melaporkan Amir kepolisian atas kasus dugaan pencemaran nama baik.
Amir tahu siapa pembunuh Mirna dari paranormal
Tak cuma bilang sempat bertemu Arief dan Rangga, dalam transkrip percakapan yang diungkap dalam persidangan, Amir juga menyebut dirinya mendapatkan sebuah informasi tentang siapa sosok pembunuh Mirna.
Informasi mengenai siapa sesungguhnya pembunuh Mirna itu didapat Amir dari 'orang pintar', atau paranormal. Hal ini diungkap Amir kepada seorang rekannya di Bhayangkara Indonesia yang bernama Agung.
Namun, Agung tak cepat percaya dengan perkataan Amir. Ia kemudian menasihati Amir agar tidak sembarangan memberikan informasi, terlebih lagi profesi keduanya adalah seorang wartawan.
Belakangan, Amir diketahui sebagai wartawan lepas dan memiliki pekerjaan lain sebagai calo.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Profil dan Biodata Wirang Birawa: Sosok yang Ramal Jessica Bukan Pembunuh Mirna Sesungguhnya
-
Momen Krishna Murti Ungkap Detik-Detik Penangkapan Jessica Wongso, Warganet Salfok ke Ferdy Sambo: Plonga-plongo
-
Profil dan Biodata Herry Heryawan: Polisi yang Rayu Jessica Wongso, Sebut 'Kamu Tipe Saya'
-
Edi Darmawan Cerita Sempat Kasih Napas Buatan ke Mirna Salihin, Netizen Sebut Tak Masuk Akal
-
Sedotan Kopi Mirna Bikin Hakim Yakin Jessica Pembunuhnya, Tapi Hilang Dibuang Pelayan Kafe
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi