Suara.com - Baru-baru ini heboh kasus seorang perempuan bernama Dini Sera Afrianti yang meninggal dunia karena dianiaya oleh kekasihnya, Gregorius Ronald Tannur. Hal ini menjadi sorotan karena kekasihnya itu adalah anak anggota DPR, Edward Tannur.
Kasus ini langsung viral dan menjadi perbincangan di berbagai media sosial. Apalagi dalam kasus ini, Gregorius Ronald Tannur disebutkan melakukan tindak kekerasan yang berlebihan. Bahkan, berdasarkan informasi yang beredar, anak anggota DPR itu rela melindas lengan kekasihnya itu.
Sebab hal tersebut, masyarakat langsung mencoba mencari tahu akan sosok Gregorius Ronald Tannur. Untuk itu, berikut terdapat beberapa fakta mengenai sosok Gregorius Ronald Tannur.
1. Anak anggota DPR RI
Gregorius Ronald Tannur merupakan anak dari anggota DPR RI, yakni Edward Tannur. Sang ayah sendiri merupakan anggota DPR RI dari Fraksi PKB. Sementara itu, ibu dari Gregorius Ronald Tannue ini adalah Meirizka Widjaja.
2. Lulusan institusi luar negeri
Gregorius Ronald Tannur diketahui memiliki pendidikan yang cukup baik. Ia adalah lulusan Holmes Institute Melbourne, Australia pada 2016 lalu. Sementara itu, untuk SD, SMP, SMA, ia mengenyam pendidikan di dalam negeri.
3. Kekasih Dini Sera Afrianti
Hubungan Gregorious Ronald Tannur sendiri merupakan kekasih Dini Sera Afrianti. Keduanya diketahui juga telah menjalin hubungan sejak lama.
Baca Juga: Diduga Lindas Pacar Pakai Mobil hingga Tewas, Anak Anggota DPR Jadi Penyebab Tewasnya Dini Sera
4. Lakukan kekeran kepada Dini Sera Afrianti
Gregorius Ronald Tannur sendiri disebutkan menjadi pelaku kekerasan kepada Dini Sera Afrianti. Bahkan, kekerasan yang dilakukan diduga terjadi sejak lama. Apalagi, Dini sempat membuat konten kalau kekasihnya ingin membuatnya meninggal dunia.
5. Aniaya Dini Sera Afrianti di tempat karaoke
Sebelum meninggal dunia, Gregorius Ronald Tannur disebutkan melakukan kekerasan di tempat karaoke pada Rabu (4/10/2023). Kekerasan dialami korban hingga tempat parkir. Bahkan, lengan Dini disebut dilindas oleh mobil kekasihnya itu.
“Korban mengalami penganiayaan berat dan banyak bekas luka lecet, memar, bahkan lindasan ban mobil di lengan. Kami sangat menyesalkan pernyataan Kanit Lakarsantri kepada media yang menyebut tak ada bekas luka. Ini ada apa?” ujar Kuasa Hukum korban, Dimas Yemahura al-Faruq, dalam pernyataannya.
6. Membawa korban ke rumah sakit
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?
-
Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci
-
Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional
-
5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister
-
6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat
-
Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?
-
Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran
-
4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast