Lifestyle / Komunitas
Selasa, 10 Oktober 2023 | 13:45 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (tengah) memberikan pernyataan saat menggelar konferensi pers di Kantor DPP NasDem di Jakarta, Kamis (5/10/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Edhy Prabowo terbukti menerima suap 77 ribu dolar Amerika Serikat (USD) dan Rp24.625.587.250 dari pengusaha terkait ekspor benih lobster atau benur. Awalnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK  menuntut Edhy Prabowo divonis 5 tahun penjara. 

Namun Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta memperberat vonis Edhy jadi 9 tahun penjara pada 21 Oktober 2021. Vonis itu lalu dipotong kembali jadi 5 tahun penjara oleh Mahkamah Agung (MA). 

4. Idrus Marham

Politikus partai Golkar sekaligus Menteri Sosial di era Presiden Jokowi Idrus Marham juga menjadi salah satu menteri yang mengundurkan diri karena tersandung korupsi. Pengunduran Idrus Marham terkait kasus dugaan suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap atau PLTU Riau-1. Dia menyampaikan pengunduran diri pada Jumat, 24 Agustus 2018.

Idrus kemudian ditetapkan tersangka oleh KPK pada 24 Agustus 2018 karena telah menerima suap 2,25 miliar rupiah dari pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo untuk memuluskan proyek PLTU Riau-1. Dari situ, Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis Idrus 3 tahun penjara pada 23 April 2019.

5. Syahrul Yasin Limpo

Terbaru ada Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang mengajukan pengunduran diri dari jabatannya selaku Menteri Pertanian RI setelah terbelit kasus hukum yang ditangani KPK. Dia diduga terlibat dalam perkara korupsi di Kementan.

SYL yang tiba di Indonesia usai perjalanan dinas ke Eropa menyerahkan surat pengunduran diri PADA Presiden Jokowi pada Kamis (5/10/2023) sore. Politikus Partai NasDem itu sempat dikabarkan hilang kontak karena tidak pulang ke Indonesia sesuai jadwal pada 1 Oktober 2023, padahal sejumlah pejabat kementerian lainnya yang mendampinginya telah kembali ke Tanah Air.

Dalam pernyataannya, SYL mengaku ingin fokus dalam proses pemeriksaan yang dilakukan oleh aparat hukum.

Baca Juga: Ngeri-Ngeri Sedap! Menteri PPN Blak-blakan IQ Orang Indonesia Rendah, Penyakitnya Tinggi

"Alasan saya adalah ada proses hukum yang saya hadapi dan saya harus siap hadapi secara serius," ungkap dia di kantor Kementerian Sekretariat Negara pada Kamis (5/10/2023). 

"Saya orang Bugis Makassar dan rasanya harga diri jauh lebih tinggi daripada pangkat atau jabatan. Biarkan saya hadapi ini. Dan beri saya kesempatan membuktikan saya terbiasa urus rakyat," ucap SYL ketika mengajukan surat pengunduran diri ke Presiden Jokowi melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Sebelum menyerahkan surat pengunduran diri pada Presiden Jokowi, SYL sempat menemui Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh pada Kamis pagi. Setelahnya, dia menyambangi kantor Kementerian Pertanian.

SYL kemudian mendatangi Polda Daerah Metro Jaya untuk memberikan keterangan dalam kasus dugaan pemerasan yang didapatnya. Namun SYL tak merinci apakah pemerasan itu berkaitan dengan perkara yang ditangani KPK.

Sejauh ini, KPK telah meminta keterangan 49 pejabat di Kementerian Pertanian, termasuk SYL yang diperiksa selama sekitar 3 jam pada 19 Juni 2023 lalu.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Load More