Suara.com - Profil Boyamin Saiman ikut naik ketika putranya, Almas berhasil memenangkan gugatan judicial review soal syarat capres cawapres. Karenanya, kini persyaratan maju capres dan cawapes tidak perlu berusia 40 tahun, tetapi cukup pernah memiliki pengalaman minimal kepala daerah.
Sejak nama Gibran Rakabuning Raka digaungkan sebagai cawapres, pemerhati politik Indonesia menyebut Gibran terhambat syarat minimal usia untuk maju mencalonkan diri sebagai capres cawapres dalam salah satu pasal mengenai UU Pemilu.
Muncullah Almas Tsaqibbirru, mahasiswa Ilmu Hukum Universitas Surakarta yang memenangkan gugatannya soal syarat pencalonan presiden. Yang mana baru-baru ini diketahui bahwa Almas adalah anak pertama dari Boyamin Saiman.
Sejak revisi UU diumumkan, nama Almas dan ayahnya, Boyamin Saiman jadi perbincangan. Lantas siapa Boyamin Saiman? Berikut profil Boyamin Saiman yang dirangkum dari berbagai sumber.
Profil Boyamin Saiman
Boyamin Saiman dikenal sebagai seorang advokat dan aktivis. Ia adalah pendiri Komite Penyelidikan Pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) setelah Presiden Soeharto turun tahta di bulan Mei tahun 1998.
Sebagai advokat, ia juga aktif dalam Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
Di tahun 2007, Boyamin Saiman mendirikan lembaga Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI). Karirnya di bidang hukum berkembang sampai memiliki firma hukum di Surabaya, Jawa Timur dikenal dengan nama Boyamin Saiman Lawfirm Surabaya.
Perjalanan hidup Boyamin Saiman
Baca Juga: Fakta-Fakta Almas Tsaqibbirru, Mahasiswa Pengagum Gibran yang Gugatannya Diterima MK
Tak hanya di bidang advokasi, Boyamin juga melebarkan sayapnya ke panggung politik dan menjadi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solo tahun 1997 bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Akan tetapi, pada tahun 2012, Boyamin pernah berurusan dengan pihak berwajib karena mengajukan tuntutan terhadap proyek Bank Dunia di Jambi.
Selain itu, ia juga dilaporkan oleh Ketua Pengadilan Negeri Semarang karena menempelkan stiker sarkas di Pengadilan Negeri Semarang, tahun 2019.
Di tahun 2018, ia tercatat sebagai direktur di PT. Bumi Redjo, sebuah perusahaan miliki Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono.
Pernah berurusan dengan polisi
Belum lama ini, tepatnya 28 Maret 2023, Boyamin Saiman sebagai Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) melaporkan Kepala PPATK Ivan Yustiavanda, Menkeu Sri Mulyani, dan Menkopolhukam Mahfud MD dalam kasus dugaan tindak pidana membuka rahasia transaksi mencurigakan di Kemenkeu yang nilainya mencapai Rp 349 triliun.
Boyamin melaporkan ketiganya ke Bareskrim Polri dengan tujuan untuk menyelesaikan perdebatan antara Pemerintah dengan DPR. Laporan ini juga bertujuan menguji pernyataan anggota Komisi III DPR, Arteria Dahlan.
Demikian itu profil Boyamin Saiman, bapak dari Almas Tsaqibbirru mahasiswa Solo yang memenangkan gugatan batas usia capres cawapres di MK.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Fakta-Fakta Almas Tsaqibbirru, Mahasiswa Pengagum Gibran yang Gugatannya Diterima MK
-
MK Kabulkan Gugatan Almas Mahasiswa Fans Gibran, Boyamin Saiman: Itu Anakku
-
Sosok Almas Tsaqibbirru yang Gugatannya Diterima MK, Netizen Ramal Bisa Jadi Menteri Segala Urusan
-
Sepak Terjang Keluarga Boyamin Saiman: Dulu Kalahkan KPK, Kini Menangkan Gugatan Syarat Capres dan Cawapres
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kenapa Sepatu dan Sandal Merek Melissa Mahal? Ini 4 Alasannya
-
Berapa Jumlah Bulu Sayap Garuda Pancasila? Poster BRIN Viral karena Salah Hitung
-
5 Zodiak Diprediksi Beruntung Mulai Juni 2026, Karier hingga Asmara Berjalan Lancar
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Korea Apa Saja yang Bagus? Ini 4 Pilihan dengan Review Nyaris Sempurna di Shopee
-
Lipstik Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 3 Pilihan yang Melembabkan Bibir Awet Seharian
-
Indonesia Open 2026 Jadi Pesta Rakyat Bulu Tangkis, Bisa Nikmati Sportainment hingga Test Drive EV
-
4 Sepatu Wanita Casual dari Brand Lokal, Nyaman di Kaki dan Enak Dipandang
-
4 Sunscreen untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat Paling Populer di Indonesia
-
Belajar Langsung di Hutan Mangrove, Cara KLH Kenalkan Keanekaragaman Hayati ke Generasi Muda