Suara.com - Berkunjung ke objek wisata jembatan kaca tentu menyenangkan sekaligus menegangkan bagi keluarga. Pengunjung bisa merasakan sensasi berbeda ketika berjalan di atas hamparan kaca yang membentang.
Namun apa jadinya kalau kaca tersebut pecah dan mengakibatkan pengunjung terjatuh dan tewas di tempat? Hal itulah yang terjadi jembatan kaca di objek wisata The Geong Hutan Pinus Limpakuwus, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Jembatan kaca tersebut pecah saat sejumlah wisatawan sedang melakukan swafoto pada Rabu (25/10/2023) pagi. Akibatnya dua diantara pengunjung terjatuh dari ketinggian 15 meter dan satu diantaranya lewas. Sementara dua lainnya selamat karena bergelantungan di kerangka jembatan.
Objek wisata The Geong Hutan Pinus Limpakuwus bukan satu-satunya tempat wisata di Indonesia yang memiliki wahana jembatan kaca. Ada lagi sejumlah tempat wisata di berbagai daerah yang menyajikan jembatan kaca sebagai salah satu daya tariknya.
Lantas dimana saja objek wisata jembatan kaca di Indonesia? Berikut ulasannya.
1. Jembatan kaca Seruni Point
Objek wisata Jembatan Kaca Seruni Point berada di kawasan Bromo,Jawa Timur dan memiliki panjang 120 meter dan lebar 1,8 meter.
Jembatan ini berada di ketinggian yang cukup membuat dengkul gemetar ketika melintasinya, yakni 80 hingga 100 meter.
Jika berkunjung ke jembatan kaca ini, kita juga akan dimanjakan dengan indahnya pemandangan Gunung Bromo.
Baca Juga: Polisi Bakal Cek Rekaman CCTV, Selidiki Insiden Jembatan Kaca Pecah di Wisata The Geong Banyumas
2. Jembatan Kaca Baron Hill Guci
Objek wisata jembatan kaca ini berada di kawasan pemandian air panas Guci, Tegal, Jawa Tengah yang cukup terkenal.
Karena itu pula, Jembatan Kaca Baron Hill Guci menjadi salah satu ikon periwisata di wilayah Tegal dan sekitarnya.
Dan jika berkunjung ke objek wisata ini, pengunjung juga akan disuguhi pemandangan pepohonan hijau di kawasan pengunungan yang asri.
3. Jembatan kaca Kampung Warna Warni
Jembatan kaca juga terdapat di tengh kampung yang ikonik di daerah malang, Jawa Timur. Tepatnya di Kampung Warna Warni Jodipan.
Berita Terkait
-
Harus Tahu! Ini Peraturan Naik Jembatan Kaca Limpakuwus Banyumas yang Pecah Tewaskan Wisatawan
-
Wahana Jembatan Kaca Pecah Tewaskan Satu Orang, Ini 7 Fakta Tentang Wisata The Geong Banyumas
-
9 Fakta Ngeri Jembatan Kaca di Banyumas, Baru Dibuka 6 Bulan Ternyata Petugas Tak Tahu Kapasitas Kekuatan
-
Video Viral Detik-detik Korban Jatuh dari Jembatan Kaca di Wisata The Geong Banyumas
-
Polisi Bakal Cek Rekaman CCTV, Selidiki Insiden Jembatan Kaca Pecah di Wisata The Geong Banyumas
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Promo Sirup dan Biskuit di Indomaret 2026, Belanja Hemat buat Persiapan Lebaran
-
Bolehkah Menghirup Inhaler saat Puasa? Begini Hukumnya Menurut Syariat
-
Puasa Kurang Berapa Hari Lagi? Hitung Mundur Lebaran Idulfitri 1447 H
-
Niat Sholat Hajat 2 Rakaat di Bulan Ramadan, Amalkan Doa Ini Agar Segera Terkabul
-
Perjalanan Karier Vidi Aldiano Si "Duta Persahabatan", Menginspirasi Lewat Karya dan Resiliensi
-
Apa Keutamaan Wafat di Bulan Ramadan? Simak Penjelasannya dalam Islam
-
Muntah Apakah Membatalkan Puasa? Hukum Disengaja dan Tidak Ternyata Berbeda
-
Jadwal Lengkap One Way, Ganjil Genap dan Contra Flow Mudik Lebaran 2026, Jangan Sampai Kena Macet!
-
Awal Mula Vidi Aldiano Sakit, Perjalanan Panjang sang Musisi Melawan Kanker Ginjal
-
7 Maret 2026 Tarawih ke Berapa? Simak Keutamaannya Menurut Kitab Durratun Nashihin