Remaja 15 tahun berinisial MFM dengan tega membunuh seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Usianya yang masih di bawah umur tapi sudah bertindak kriminal ini sontak menjadi sorotan masyarakat.
Belakangan diketahui MFM merupakan anak seorang pensiunan perwira polisi. MFM disebut-sebut ternyata memiliki kelainan.
Seperti diketahui, jasad bocah 8 tahun yang menjadi korban kekejian MFM ditemukan tergeletak dalam kondisi tanpa busana di salah satu lorong di Kota Palu, Provinsi Sulteng pada Selasa (31/10/2023) malam.
Adapun dugaan sementara, bocah kelas 2 sekolah dasar (SD) tersebut menjadi korban pembunuhan setelah mengalami kekerasan seksual. Korban ditemukan setelah dua hari dilaporkan hilang dan diketahui terakhir kali bersama dengan pelaku.
Lantas, seperti apakah sosok MFM, remaja 15 tahun yang bunuh anak SD di Sulteng? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Pelaku pembunuhan yang diduga telah menghabisi nyawa korban bocah SD ini adalah seorang remaja berinisial MFM yang kini berusia 16 tahun.
Terduga pelaku ternyata merupakan anak seorang pensiunan polisi dengan pangkat terakhir Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). Perwira polisi ini diketahui pernah ditugaskan di Polda Sulawesi Tengah berinisial AKBP UN.
Pelaku kini sudah diamankan di Markas Kepolisian Resort Kota atau Polresta Palu. Beredar informasi bahwa pelaku diduga mempunyai riwayat kelainan seksual. Peristiwa tersebut pun dibenarkan oleh Kapolsek Palu Barat AKP Rustang.
Rustang menyebut penemuan mayat AR berawal pada saat adanya informasi dari orangtua korban untuk mencari anaknya pada Selasa 31 Oktober 2023 pukul 20.45 WITA. Lalu, pelaku menunjukkan lokasi terakhir dia meninggalkan korban yaitu di lorong 5, Jl Asam II.
Baca Juga: Anak Pensiunan Polisi Habisi Bocah SD di Palu, Keluarga Korban Geram hingga Serang Rumah Pelaku
Kemudian, tim langsung mencari dan melihat korban sudah dalam posisi terbaring di tanah tanpa busana (telanjang bulan) dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Ia menambahkan, pada saat itu pelaku langsung ditangkap untuk diminta keterangan lebih lanjut. Sedangkan korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum.
Kronologi Kejadian
Paman korban, Ahmad Rifai (30) menyebut korban diajak oleh MFM bermain sepeda bersama-sama. Pelaku bahkan mengiming-imingi es krim dan membawa korban ke tempat kejadian perkara (TKP).
Ia menyebut bahwa pelaku sendiri selama ini diketahui tinggal di Jl Cemara. Ahmad Rifai menyebut korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi tidak berpakaian di semak-semak.
Berdasarkan hasil visum sementara, ditemukan memar di bagian leher dan gigi AR patah. Kini pelaku sudah diamankan di Polresta Palu.
Diketahui, korban yang masih berusia 8 tahun ini sehari-hari bersekolah di Lere Kelas 2. Ayah korban, H (34) berharap agar pelaku bisa diadili sesuai dengan hukum yang berlaku.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Anak Pensiunan Polisi Habisi Bocah SD di Palu, Keluarga Korban Geram hingga Serang Rumah Pelaku
-
Diturunkan di Tol, Korban Lain Praka Riswandi Cs Sempat Setop Mobil Tapi Dikacangin
-
Bujuk Rayu Anak Pensiunan Polisi di Sulteng, Tawari Es Krim dan Gowes Bareng Sebelum Bunuh Korban
-
Saksi Sidang Imam Masykur Ngaku Tak Terpaksa Ikut Praka Riswandi Cs, Oditur: Emang Mau Diajak Makan-makan?
-
Bentak Korban Lain Praka Riswandi dkk di Sidang Imam Masykur, Hakim Semprot Oditur: Turunkan Tensinya!
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026
-
Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition
-
Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026
-
Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas
-
Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota
-
Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025
-
Universitas Brawijaya Gandeng CNGR dan Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri