Suara.com - Nama Wakil Menteri Hukum dan HAM atau Wamenkumham Eddy Hiariej belakangan ini tengah menjadi sorotan publik lantaran dirinya tersandung kasus korupsi dan gratifikasi.
Bahkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan penyelidikan sehingga menaikkan kasusnya ke tahap penyidikan.
Kasus dugaan korupsi Eddy Hiariej diawali ketika ia dilaporkan oleh Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso pada Maret 2023. Eddy dilaporkan ke KPK karena diduga menerima gratifikasi senilai Rp7 miliar.
Dalam mengatasi perkara ini, KPK menggunakan pasal suap dan gratifikasi, yaitu Pasal 12 B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Sementara menjadi buah bibir warganet, tak sedikit yang kemudian penasaran siapa sebenarnya sosok Eddy Hiariej hingga jumlah total kekayaan yang dimilikinya.
Profil Eddy Hiariej
Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej, SH, M.Hum adalah seorang Guru Besar di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.
Pria kelahiran Ambon tahun 1973 ini mengawali kariernya sebagai dosen pada tahun 1998, kemudian menjadi menjadi asisten wakil rektor pada tahun 2002.
Setelah mendapat Gelar Doktor pada tahun 2009, Eddy didaulat sebagai Guru Besar Ilmu Hukum Pidana Fakultas Hukum UGM pada tahun 2010.
Baca Juga: Profil Eddy Hiariej: Wamenkumham Saksi Ahli Jessica Wongso, Kini Terancam Jadi Tersangka KPK
Saat itu, usia Eddy masih 37 tahun sehingga membuatnya mendapat predikat sebagai Guru Besar termuda di UGM.
Sepak terjangnya sebagai pakar hukum dilirik oleh berbagai pihak, sehingga pada tahun 2020 ia dilantik menjadi Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Wamenkumham).
Harta Kekayaan Eddy Hiariej
Dengan perjalanan karier yang moncer tersebut, Eddy Hiariej memiliki harta kekayaan yang terbilang fantastis, yaitu Rp 23 miliar menurut laporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2022.
Adapun rincian total kekayaan tersebut adalah sebagai berikut:
Tanah dan Bangunan
Berita Terkait
-
Profil Eddy Hiariej: Wamenkumham Saksi Ahli Jessica Wongso, Kini Terancam Jadi Tersangka KPK
-
Diduga Korupsi, Segini Gaji dan Tukin Wamenkumham Eddy Hiariej Per Bulan
-
KPK Gunakan Pasal Gratifikasi dan Suap di Kasus Korupsi yang Seret Wamenkumham
-
Eddy Hiariej Disidik KPK: Pengertian Gratifikasi, Dasar Hukum, dan Sanksinya
-
Rekam Jejak Eddy Hiariej: Pendidikan dan Karier Wamenkumham yang Tersandung Kasus Dugaan Gratifikasi
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita
-
7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget
-
Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri
-
65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?
-
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat
-
Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan
-
5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural
-
Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet
-
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan