Suara.com - Banyak istri malu dan bingung cara ajak suami berhubungan seks lebih dulu. Apalagi budaya patriarki membuat berhubungan intim dianggap tabu jika ajakan datang lebih dulu dari pihak perempuan.
Banyak istri merasa tersiksa karena sedang berhasrat untuk hubungan intim, tapi tidak tahu cara ajak suami berhubungan seks lebih dulu. Padahal sah kok, bahkan dalam agama islam bisa berbuah pahala.
Hal ini sebagaimana yang pernah dibahas dalam kitab Uqudullujain karya Syekh Nawawi bin Umar Al-Bantani, jika istri minta duluan ke suami untuk melakukan hubungan intim maka pahala besar akan didapatkan.
“Siapa saja seorang istri yang menawarkan diri untuk suaminya dengan suka-rela, maka: Allah akan mengharamkan dirinya dari api neraka. Memberinya pahala dua ratus ibadah Haji dan Umroh. Dicatatkan untuknya dua ratus ribu kebaikan diangkat untuknya dua ratus ribu derajat di Surga," ujar Syekh Nawawi dalam kitab tersebut mengutip situs Pesantren Darul Maarif, Jumat (10/11/2023).
Nah, jika bingung cara ajak suami berhubungan seks lebih dulu, 10 langkah berikut bisa diterapkan:
1. Komunikasi Terbuka
Bicarakan keinginan Anda secara terbuka dan jujur. Jelaskan betapa Anda merindukan keintiman dan mengungkapkan perasaan terhadap suami.
2. Beri Kode dan Pesan Jelas
Gunakan pesan atau kode yang bersifat jelas untuk menyampaikan niat Anda. Ini bisa menjadi sesuatu yang ringan atau lucu, tetapi dapat membuat suami sadar bahwa Anda ingin mengalihkan perhatian ke keintiman.
Baca Juga: Istri Lagi Gak Mood, Ini 10 Cara Bangkitkan Gairah Seks Perempuan!
3. Romantis dan Lembut
Ciptakan momen yang romantis dan lembut untuk merangsang keintiman. Misalnya, Anda dapat merencanakan malam romantis dengan lilin, musik yang menyenangkan, atau menyediakan makan malam yang istimewa.
4. Berikan Pujian
Berikan pujian atau kata-kata positif kepada suami. Hal ini dapat meningkatkan suasana hati dan membuatnya merasa diinginkan, yang dapat membangkitkan keintiman.
5. Cari Waktu yang Tepat
Pilih waktu yang tepat untuk mengajak suami berhubungan seks. Hindari saat-saat ketika suami mungkin merasa stres atau lelah. Pilih saat-saat yang lebih santai dan hangat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Empat Siswa dari Wolo Raih Beasiswa ke Sekolah Unggulan, Potret Pentingnya Pemerataan Pendidikan
-
Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?
-
Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih
-
Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas
-
Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar
-
5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?