Suara.com - Sukses sebagai desainer dan presenter, Iwet Ramadhan bukan sosok asing di dunia industri kreatif. Ia mengakui bahwa terdapat peningkatan pesat dalam kualitas karya industri kreatif di Indonesia dari tahun ke tahun.
Sayangnya, tidak sedikit pelaku industri kreatif yang malah mengalami kesulitan untuk menjual karya-karyanya. Hal ini menurut Iwet berasal dari keengganan dan rasa takut karya yang dimilikinya tidak laku untuk dijual. Di sini, pelaku industri kreatif menurutnya harus kreatif tidak hanya dalam berkarya, tapi juga berjualan.
“Kreativitas dan penjualan bisa saling mendukung. Jadilah terbuka terhadap ide baru, fokus pada kebutuhan pelanggan, dan selalu beradaptasi dengan perubahan,” kata Iwet, dalam kelas solopreneur dari Bank Saqu dan Semasa di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Iwet menjelaskan bahwa storytelling dan packaging yang tepat merupakan strategi berjualan paling efektif bagi produk kreatif. Ia menceritakan proses pendampingan yang diberikannya pada ibu-ibu di rusun yang berjualan produk batik jahit.
“Dalam setiap produk JKTCreative, ada cerita tentang pemberdayaan ibu-ibu di rusun yang kami latih untuk membatik dan menjahit. Ini bukan hanya tentang menjual produk, tetapi juga tentang menjual cerita dan misi di baliknya,” terangnya.
Untuk bisa sukses berjualan, pengelolaan keuangan juga harus diperhatikan. Iwet mengatakan fitur-fitur yang ada di Bank Saqu membantunya membuat anggaran baik untuk bisnis maupun pribadi.
Mengutip situs LinkedIn, Alan Grehan seorang pelaku industri kreatif dan pakar digital terkemuka, menyebut kunci utama untuk sukses sebagai pelaku industri kreatif adalah kemauan untuk terus berkembang dan belajar hal baru.
Ia juga menekankan pentingnya mencoba hal-hal baru. Menurutnya, rasa takut gagal karena mencoba hal baru tidak bisa dipelihara jika ingin sukses.
"Belajar secara proaktif dan jangan takut bertanya. Jika bisa ikuti kursus oleh profesional berpengalaman," terangnya.
Baca Juga: 4 Kiat Sukses Milih Teori dalam Penelitian Sosial untuk Mengerjakan Skripsi
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?
-
Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci
-
Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional
-
5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister
-
6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat
-
Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?
-
Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran
-
4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast