Suara.com - Artis kontroversial Nikita Mirzani ikut pasang badan membela cawapres nomor 02, Gibran Rakabuming Raka. Nikita membela usai banyak komentar mirip soal penampilan Gibran di debat Pilpres 2024 pada Minggu (21/1/2024).
Nikita memberikan pembelaan kepada Gibran saat suami Selvi Ananda itu dianggap tak punya etika di debat Cawapres tersebut. Menurut Nikita, Anies dan Ganjar juga sebelumnya mem-bully Prabowo di debat ketiga.
"Di saat Anies dan Ganjar kerja sama untuk mem-bully bapak Prabowo di debat ke 3 kalian tidak pernah bilang Tidak ada Etika dan gilanya tidak ada permintaan maaf," tulis Nikita Mirzani dikutip dari akun Instagram miliknya pada Selasa (23/1/2024).
"Namun di saat Gibran (samsul) mengontrol Mahfud dan Cak Iimin lalu kalian teriak-teriak tidak beretika padahal Mas Gibran sudah dua kali minta maaf," tambah Nikita Mirzani.
Bernyali membela Gibran, rupanya Nikita memiliki background pendidikan yang tak kaleng-kaleng.
Nikita Mirzani Mawardi sendiri lahir di Jakarta pada 17 Maret 1986. Nikita tumbuh di keluarga berada, sang ayah yakni Mawardi sempat menjabat sebagai direktur di perusahaan Krakatau Steel.
Sementara segi pendidikan, tak banyak yang bisa dikorek dari Nikita Mirzani. Namun ibu tiga orang anak itu sempat menjadi santriwati di Pondok Pesantren Modern Gontor, Ngawi, Jawa Timur.
Sayangnya Nikita tak bisa menyelesaikan pendidikan di Gontor. Pasalnya, kehidupan menjadi santriwati dirasa terlalu berat baginya sehingga sering kali sakit-sakitan. Nikita sendiri menjadi santri di Gontor sampai dua tahun enam bulan.
Usai merampungkan sekolahnya, Nikita sempat bekerja sebagai sekretaris di sebuah perusahaan batu bara, namun tak bertahan lama. Satu tahun setelah ibunya meninggal, tepatnya pada 2010, Nikita menjadi salah satu peserta acara Take Me Out Indonesia. Acara tersebut yang kemudian menjadi pintu Nikita ke dunia entertainemnt. .
Berita Terkait
-
Budiman Sudjatmiko: Soal Greenflation, Gibran Ajak Publik Jadi Visioner dan Berimbang
-
Beda Pendidikan Tom Lembong dan Gibran, Mantan Orang Dekat Jokowi Lebih Moncer
-
Alasan Presiden Jokowi Harus Netral saat Pilpres, Boleh Memihak atau Tidak?
-
Apa Arti Lower Second Class Honours? Nilai Ijazah Gibran Disebut Rendah Setara IPK 2,3
-
Gus Ipul Jawab Gus Nadir Soal Mobilisasi Nahdliyin: Jangan Salahkan PBNU Kini Banyak Yang Dukung Prabowo-Gibran
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei Besok Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
-
9 Amalan di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah yang Bisa Dilakukan Wanita Haid
-
10 Pintu Rezeki Itu Apa Saja? Ini Jawabannya Menurut Islam
-
Perbedaan Lip Mask dan Lip Scrub, Kapan Harus Pakai untuk Jaga Bibir Tetap Sehat?
-
Siapa Cypri Dale? Sosok Penting di Balik Film Pesta Babi Selain Dandhy Laksono
-
Bolehkah Dandan saat Lahiran? Ini Produk yang Aman Dipakai Menurut Dokter Kandungan
-
Mengenal Tradisi Pesta Babi, Dirawat Bak Anak Sendiri Tapi Terancam Mati Karena Eksploitasi
-
Sisa Tanggal Merah Mei 2026: Masih Ada Long Weekend, Potensi 6 Hari Libur di Akhir Bulan
-
6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
-
Film Pesta Babi Tayang Kapan? Jadwal Nobar Disebar Mendadak