Tak hanya itu, Bahlil juga menyinggung soal proyek mangkrak yang disebutnya tak dijalankan dengan baik selama masa jabatan Tom Lembong.
"Waktu pertama kali saya masuk BKPM itu Oktober 2019. Ternyata saya sudah diwariskan oleh pemimpin terdahulu (Tom Lembong) investasi mangkrak sampai Rp708 triliun. Tapi Alhamdulillah tidak lebih dari 3 tahun, investasi mangkrak tersebut bisa kita eksekusi hingga Rp 558 triliun atau setara 78,9% dari anggaran," ungkap Bahlil.
Lagi-lagi, sindiran menohok Bahlil kepada Tom Lembong juga membandingkan soal almamater keduanya.
"Pemimpin terdahulu kami itu ternyata gak bisa menyelesaikannya. Ya memang kalau ilmu lapangan, tidak ada itu ilmunya di Harvard. Terutama masalah-masalah di lapangan. Kalau bahasa saya itu seperti hantu. Yang bisa menyelesaikan masalah di lapangan itu kalau gak dia pernah jadi hantu, atau bergaulnya dengan hantu," ucap Bahlil.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Luhut Umbar Dosa Besar Tom Lembong saat Jadi Mendag dan Kepala BKPM: Engga Beres
-
Luhut Semprot Tom Lembong Soal Contekan ke Jokowi: Lo Ge'er
-
Luhut Sebut Baterai LFP untuk Mobil Listrik Tak Bisa Didaur Ulang, Media Korea Selatan Beri Pernyataan Begini
-
Sentil Keras Tom Lembong, Kekayaan Luhut Binsar 8 Kali Lipat Lebih Besar Dibanding Eks Kepala BKPM
-
Beda Pendidikan Franciska Wihardja dan Selvi Ananda, Istri Tom Lembong vs Gibran Rakabuming
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi
-
Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan
-
Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?