Suara.com - Melangsungkan pernikahan impian idealnya merupakan kombinasi dari tren yang sedang ada dan kepribadian setiap pasangan. Meskipun tema dan detail acara mengikuti tren saat ini, acara pernikahan harus dapat merepresentasikan keunikan dan sentuhan pribadi setiap pasangan.
Karena itu, penting untuk melakukan persiapan seperti mencari tahu tren terkini di media sosial, berkonsultasi dengan wedding consultant, dan berkunjung ke wedding fair untuk mendapatkan inspirasi tematik pernikahan.
Wedding Expert sekaligus Group Head of Content Bridestory Noel Monique Renzita mengatakan, dalam mengaplikasikan tema dan tren pernikahan yang sedang populer, pasangan calon pengantin wajib mengutamakan dan mempertimbangkan preferensi masing-masing. Personalitas tetap harus dipertahankan sehingga pernikahan tersebut tetap berlangsung sesuai tren, tetapi tidak meninggalkan kepribadian setiap pasangan.
“Ada banyak tematik pernikahan, tetapi kami menyarankan Floral Wonders sebagai tema fundamental dari pernikahan tahun ini. Floral Wonders menonjolkan keindahan flora, dengan palet warna yang salah satunya adalah Pantone Color of the Year, yaitu Peach Fuzz. Tema ini berangkat dari tema favorit pasangan yang ingin menikah di tahun ini dan bisa ditemukan detail aplikasinya di wedding fair, seperti Bridestory Market,” ujar dia.
Tema Floral Wonders, sebagaimana dikutip dari bridestory.com, dapat diaplikasikan dalam berbagai elemen pernikahan. Untuk area pelaminan, elemen kain satin putih yang dirangkai dengan teknik drapery dapat menjadi pilihan latar belakang. Kain tersebut menampilkan tekstur bebas kerut yang mengalir lembut alami.
Untuk mempercantik pelaminan, bunga peony mum dan ammi majus bisa menjadi alternatif, diperkuat dengan taman yang berisi bunga-bunga cerah sebagai ambience agar terasa lebih hidup. Dengan tampilan pelaminan seperti itu, bangku dan kursi kayu merupakan perpanjangan dari aliran karakter alam yang hangat.
Gaun pengantin punya beberapa alternatif, veil dengan jenis blusher sebatas bahu dapat mempercantik gaun berwarna putih, dipadu dengan material linen dan embroidered organza untuk kebaya sebagai alternatif busana. Nuansa putih terkesan kuat dan bisa ditambah Peach Fuzz di beberapa bagian untuk mempercantik. Gaun tersebut dapat dipadu dengan aksesori dari bunga lily dan dandelion.
Sementara untuk kartu undangan, teknologi emboss 3D bisa diaplikasikan melalui serangkaian teknik finishing untuk menonjolkan kecantikan tema Floral Wonders ini, di samping alternatif lain, seperti foiling dan debossing. Elemen lain yang bisa ditambahkan dalam kartu undangan adalah pop-up dan kreasi artistik paperworks yang menampilkan bunga anemone dengan visualisasi kelopaknya yang cantik.
Buket pengantin dapat berupa karangan bunga pernikahan kecil dengan gabungan bunga tulip, calla lily, mawar, dan astrantia yang dirangkai menjadi satu. Bisa juga menggunakan buket bunga berukuran besar yang terdiri dari kelompok ammi majus, ruscus Italia, asparagus, dan baby's breath, yang kemudian dibentuk menyerupai gaya bulan sabit terbalik sehingga menciptakan efek mengalir dari tangan pengantin wanita.
Baca Juga: Ditanya Kapan Nikah, Ini Jawaban Cinta Laura
Noel menambahkan, pihaknya menyarankan agar pasangan pengantin dapat berkonsultasi dengan vendor-vendor profesional saat ingin mengaplikasikan tren pernikahan tersebut ke dalam konsep dan tema pernikahan. Meski beberapa aspek pernikahan dapat dilakukan sendiri, namun peran jasa vendor profesional sebagai asistensi menjadi penting. “Selain untuk menghemat tenaga, vendor-vendor dapat membantu mewujudkan visi pasangan calon pengantin secara efektif dan efisien,” katanya.
Menjembatani tren dan kebutuhan dalam mempersiapkan pernikahan, PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali menjadi sponsor utama terselenggaranya event Bridestory Market 2024, yang diadakan di ICE BSD Hall 3-3A tanggal 1-4 Februari 2024. Melalui event tersebut, Danamon menghadirkan wadah bagi nasabah dan masyarakat luas untuk dapat bertemu langsung dengan wedding consultant dan wedding organizer unggulan serta mendapatkan inspirasi dalam mewujudkan pernikahan impian dari deretan vendor yang turut berpartisipasi.
“Tahun ini kami kembali berpartisipasi di Bridestory Market 2024 sebagai penegasan atas komitmen kami untuk hadir dan berjalan bersama nasabah dalam setiap langkah dan tahap kehidupan mereka, terutama dalam momen-momen penting seperti pernikahan,” jelas Ivan Jaya, Consumer Funding and Wealth Business Head, PT Bank Danamon Indonesia Tbk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Panduan Lengkap Urus Sertifikat Halal Gratis untuk UMKM, Ini Syarat dan Caranya
-
Sertifikasi Halal UMKM Bayar Berapa? Simak Rincian Biayanya
-
Moisturizer Apa yang Cepat Memutihkan? Ini 5 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah dan Glowing
-
Di Mana Saya Bisa Membeli Sepatu Lari dengan Harga Terjangkau?
-
Skincare Hada Labo Ada Apa Aja? Ini 4 Rangkaiannya yang Aman untuk Kulit Sensitif
-
4 Sepatu Lari Lokal dengan Bantalan Empuk Sesuai Review Pembeli
-
Lipstik Apa yang Tidak Membuat Bibir Hitam? Ini 9 Rekomendasi yang Sudah BPOM
-
4 Merek Skincare Asal Jepang di Indonesia yang Terbaik dan Halal
-
Troya, Destinasi di Turkiye yang Menghidupkan Kembali Legenda Perang Paling Terkenal di Dunia
-
3 Rekomendasi Sampo Non-SLS untuk Kulit Kepala Gatal di Bawah Rp100 Ribu, Lengkap dengan Review