Suara.com - Literasi di bidang pendidikan memegang peranan sentral dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Peningkatan kualitas pendidikan melalui literasi pendidikan dapat membentuk generasi muda yang memiliki keterampilan berpikir kritis dan kreatif, serta mampu berkolaborasi.
Selain itu, literasi pendidikan juga memainkan peran penting dalam mengintegrasikan beragam pengetahuan yang tidak berhubungan secara langsung dalam proses pembelajaran terpadu, memperkuat nilai-nilai karakter dan moral, serta meningkatkan akses dan kesetaraan dalam pendidikan.
Menurut Adelina Holmes, Principal of Sampoerna Academy Pakuwon Indah Surabaya, melalui penguatan literasi pendidikan dalam berbagai dimensi, Indonesia dapat membangun fondasi yang kuat untuk mencapai visi ambisiusnya menjadi negara yang maju dan berdaya saing tinggi pada tahun 2045.
“Dengan fokus pada literasi riset dan pengembangan, pendidikan di Indonesia dapat menghasilkan inovasi yang mendukung peningkatan sistem pendidikan secara menyeluruh,” katanya dalam keterangan yang diterima Suara.com, Senin (29/1/2024).
Laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Population, Education and Development: The Concise Report menyebutkan bahwa secara keseluruhan menggarisbawahi pentingnya pendidikan dalam mencapai pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Pendidikan bukan hanya tentang peningkatan kualitas hidup individu, tetapi juga memiliki dampak luas terhadap dinamika populasi, pertumbuhan ekonomi, dan perkembangan sosial suatu negara.
“Pendidikan yang mendorong keterampilan berpikir kritis, kemampuan memecahkan masalah, kolaborasi, dan komunikasi efektif merupakan jawaban atas tantangan 2045. Tingkat literasi mencerminkan sejauh mana masyarakat memiliki pemahaman dan keterampilan dalam membaca, menulis, dan memahami informasi,” ucap Adelina.
Menurut laporan yang dirilis oleh National Science Foundation, 80 persen pekerjaan di masa depan membutuhkan lulusan dengan keterampilan seperti ini. Dengan mengintegrasikan experiential learning yang diperoleh siswa melalui pembelajaran berbasis proyek, kompetensi ini akan terbangun dalam jangka panjang dan dapat diverifikasi oleh industri.
“Literasi juga mencerminkan inklusivitas pendidikan, di mana akses yang merata dan pemahaman yang mendalam terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk teknologi dan moral, dapat menjadi penanda keberhasilan dalam mencapai tujuan pembangunan pendidikan nasional,” terang Adelina.
Adelina menjelaskan, dalam konteks visi Indonesia Emas 2045, peningkatan literasi dapat menggambarkan efektivitas program pendidikan dalam menghasilkan generasi yang terampil, berdaya saing tinggi, dan mampu menghadapi perubahan global. Pendidikan berbasis STEAM (Sains, Teknologi, Rekayasa, Seni, dan Matematika) memiliki peran krusial dalam menghadapi era transformasi digital, yang menjadi fokus utama dalam visi Indonesia Emas 2045.
Baca Juga: Mau Berantas Koruptor dengan Hukuman Mati, Anak Ayu Azhari Mantap Nyaleg
“Integrasi STEAM tidak hanya menanggapi kebutuhan teknologi yang terus berkembang, tetapi juga menciptakan lulusan yang memiliki keterampilan kritis dan kreatif yang relevan dengan tuntutan pasar kerja global,” imbuh Adelina.
Pendidikan STEAM memungkinkan siswa untuk berpikir lebih holistik dengan pemahaman mendalam tentang konsep ilmiah dan teknologi. Dengan basis ini, Indonesia dapat menghasilkan lulusan yang siap menghadapi revolusi industri 5.0 dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan inovasi.
“Meski masih dalam tahap persiapan, Revolusi Industri 5.0 berfokus pada penggabungan antara teknologi dan manusia, serta kebutuhan untuk mengembangkan sistem yang lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan dalam lingkungan produksi,” ujar Adelina.
Adelina pun menegaskan bahwa literasi memainkan peran penting dalam peningkatan produktivitas dan inovasi. Sumber daya manusia yang literat cenderung lebih efisien dalam pekerjaannya dan memiliki potensi untuk menciptakan solusi-solusi inovatif, yang dapat meningkatkan daya saing di pasar global. Melalui penekanan pada literasi, Indonesia dapat membangun sumber daya manusia yang mampu bersaing secara global, mengikuti perkembangan terkini, dan berkontribusi positif dalam skenario internasional.
“Literasi menjadi dasar yang kritis untuk menciptakan individu yang dapat beradaptasi dan berkontribusi dalam masyarakat global yang semakin terhubung dan kompleks,” tutupnya.
Setiap tahunnya Sampoerna Academy menyelenggarakan Literacy Festival yang berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Perpustakaan Jakarta dan Perpustakaan Nasional, untuk meningkatkan minat baca di kalangan generasi muda. Acara ini juga diselenggarakan untuk mengapresiasi kreativitas siswa Sampoerna Academy yang telah meluncurkan buku di antaranya Elidi and The Ancestor's Garden dan Behaviour Buddies yang ditulis oleh siswa/i Sampoerna Academy.
Tag
Berita Terkait
-
Tamara Tyasmara Menangis Sesenggukan di Makam Anak Tunggalnya yang Meninggal di Usia 6 Tahun
-
Jangan Sampai Terlambat, Ini Pentingnya Deteksi Dini Myopia pada Anak Usia Sekolah
-
Riwayat Pendidikan Adian Napitupulu yang Sempat Terhenti, Kini Balihonya Jadi Sorotan Karena Foto Editan
-
Foto Bareng Jenazah Anak, Tamara Tyasmara: Dante Sekarang di Surga ya
-
Jadi Pengusaha Ternama, Kok Sammy Hamzah Cuma Kasih Nafkah Segini ke Anak Desy Ratnasari
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
5 Potret Gaya Hidup Mewah Vanessa Nabila, Wanita yang Dekat dengan Gubernur Ahmad Luthfi
-
Lipstik Orange Cocok untuk Kulit Apa? Ini 5 Pilihan yang Murah dan Bagus
-
6 Shio Paling Beruntung pada Rabu 13 Mei 2026, Ada Shio Babi dan Kuda
-
Urutan Basic Skincare Wardah untuk Kulit Berjerawat, Wajah Jadi Bersih dan Sehat
-
Organisasi Jepang Gelar Sayembara Cari Rumah Angker di Indonesia, Siapkan Imbalan Rp50 Juta
-
Zulfan Hasdiansyah Bagikan Wawasan di Middle East Youth Summit 2026
-
YBB Umumkan Pemenang Middle East Youth Summit 2026 di Makkah
-
Dialami Ayu Aulia, Benarkah Aborsi Bisa Sebabkan Wanita Kehilangan Rahim?
-
Di Tengah Penatnya Jakarta, Nyanyi Bareng Jakarta Bangun Komplek Digital untuk Saling Terhubung
-
Intip Harta Kekayaan Bupati Bintan Roby Kurniawan, Pejabat Muda dengan Kekayaan Fantastis