- Harga pangan nasional hari ini menunjukkan dinamika, dimana cabai merah keriting dan rawit mengalami kenaikan signifikan.
- Beberapa komoditas protein hewani seperti daging sapi dan ikan kembung juga tercatat mengalami peningkatan harga tipis.
- Sebagian bahan pokok lain mengalami penurunan harga, meliputi telur ayam ras, bawang merah, dan beberapa jenis minyak goreng.
Suara.com - Harga pangan nasional kembali bergerak dinamis pada perdagangan hari ini.
Sejumlah komoditas mengalami kenaikan, dengan cabai menjadi primadona karena lonjakannya yang paling mencolok.
Sementara itu, beberapa bahan pokok lain justru turun tipis.
Cabai merah keriting tercatat sebagai salah satu komoditas dengan kenaikan signifikan.
Harga rata-rata nasionalnya mencapai Rp 56.220 per kilogram, naik Rp 920 atau sekitar 1,66 persen.
Kenaikan ini membuat komoditas tersebut semakin “pedas” di kantong konsumen.
Tak hanya itu, cabai rawit merah juga merangkak naik cukup tajam.
Harga terbaru tercatat Rp 47.222, naik Rp 946 atau 2,04 persen.
Lonjakan dua jenis cabai ini menandakan tekanan harga tetap kuat menjelang akhir bulan.
Baca Juga: Harga Pangan Nasional Hari Ini : Cabai-Bawang Kompak Turun
Di sisi lain, daging sapi murni ikut mengalami peningkatan meski relatif kecil.
Komoditas ini naik Rp773 atau 0,57 persen, sehingga harga rata-ratanya kini berada di level Rp 135.864 per kilogram.
Ikan kembung pun tidak ketinggalan; harganya naik Rp 165 atau 0,39 persen menjadi Rp 42.951.
Kenaikan tipis juga terjadi pada daging ayam ras yang dibanderol Rp 38.436, naik Rp 84 (0,22 persen).
Sementara beras SPHP terpantau stabil dengan kenaikan hanya Rp 2 menjadi Rp 12.468.
Berbanding terbalik dengan cabai dan protein hewani, sebagian komoditas lainnya justru mengalami penurunan.
Berita Terkait
-
Alasan Danantara Mau Biayai Pembangunan Peternakan Rp 20 Triliun
-
Harga Pupuk Subsidi Turun, Menko Pangan Apresiasi Pupuk Indonesia
-
Indonesia Nego Habis-habisan dengan AS! Target Tarif 0 Persen untuk Sawit, Kakao, Hingga Karet
-
Indonesia Ngebut Kejar Tarif Nol Persen dari AS, Bidik Kelapa Sawit Hingga Karet!
-
Jaga Harga Bahan Pokok, BI Terus Tingkatkan Ketahanan Pangan
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar