Suara.com - Mencoba sensasi rayakan tahun baru Imlek 2024 ala warga lokal Hongkong, jadi kegiatan menarik yang layak dicoba. Apalagi salah satu kota besar di China itu, terdiri dari mayoritas umat Konghucu terbanyak di dunia loh.
Perlu diketahui, Imlek juga kerap dikaitkan dengan festival budaya terkait adat istiadat tradisional Tiongkok, ditambah Hongkong juga akan dipenuhi berbagai warna serta perayaan yang meriah selama periode tahun baru.
Dari mulai pasar bunga yang ramai, acara-acara menarik di seluruh kota, dan pertunjukan meriah yang indah ditampilkan selama periode perayaan dari siang hingga malam. Alhasil, Hongkong merupakan salah satu kota di Asia yang paling kental dengan nuansa Imlek.
Berikut ini cara mencoba sensasi tahun baru Imlek ala warga lokal, yang bisa dilakukan wisatawan mancanegara menurut keterangan Hongkong Tourism Board (HKTB) yang diterima suara.com, Jumat (2/2/2024).
1. Buat puding Imlek untuk meraih pencapaian baru
Salah satu hidangan yang paling populer untuk disajikan saat Tahun Baru Imlek adalah puding Imlek. Puding lezat ini memiliki rasa manis dan gurih melambangkan kemakmuran dan pencapaian yang lebih baik di tahun yang baru. Puding ini biasanya dibuat sebelum Tahun Baru Imlek dan dihidangkan saat berkunjung ke rumah teman maupun kerabat.
Camilan ini cocok untuk para pencinta kuliner, bahkan wisatawan juga bisa membawa pulang resep puding Tahun Baru Imlek dengan berpartisipasi dalam workshop yang diselenggarakan oleh toko roti tradisional di Hongkong, seperti Kee Wah, sehingga saat pulang ke rumah pengunjung bisa membuat kudapan tradisional ini untuk orang yang dicintai, kapan pun dan di mana pun.
2. Awali tahun baru yang makmur membeli sajian dried seafood
Sajian dried seafood selalu menjadi bahan utama untuk menu Tahun Baru Imlek. Ini karena penduduk setempat percaya awal tahun baru menentukan nasib mereka di tahun yang akan datang. Maka dari itu, sangatlah penting untuk menikmati hidangan lezat yang dibuat dengan bahan-bahan mewah di hari pertama Imlek, hal ini untuk memulai tahun sesuai dengan harapan yang akan datang.
Baca Juga: Meriahkan Hari Raya Imlek, Brand Olahraga Ini Luncurkan Koleksi Khusus
Kawasan Des Voeux Road West di Sheung Wan yang berada di antara Queen Street dan Centre Street dikenal sebagai "Dried Seafood Street", yaitu salah satu pusat hidangan dried seafood terbesar di dunia.
Di sana, wisatawan akan menemukan beragam toko yang menjual kerang yang diawetkan, abalon, udang, dan masih banyak lagi. Jalan-jalan ini menjadi semakin sibuk menjelang Tahun Baru Imlek, karena penduduk setempat memborong bahan-bahan langka dan berharga ini untuk disantap bersama orang-orang tercinta.
Banyak produk dried seafood yang melambangkan berkah dan keberuntungan, seperti ikan maw melambangkan kemakmuran, sementara abalon kering terlihat mirip dengan batangan emas sehingga melambangkan kekayaan.
3. Mendatangi Poon Choi Feast
Dikenal juga sebagai “hidangan baskom”, poon choi dulunya merupakan hidangan yang kurang dikenal dan hanya terdapat di perdesaan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, hidangan ini mengalami lonjakan popularitas, terutama selama periode Tahun Baru Imlek.
Sebuah baskom besar dilapisi dengan aneka hidangan dan disiram dengan kuah yang kaya rasa. Baskom tersebut kemudian dihangatkan dan disantap secara bersama-sama. Penduduk lokal percaya bahwa dengan menyantap makanan yang membawa keberuntungan ini bisa mendatangkan energi positif ke dalam hidup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Pembagian Daging Kurban yang Benar Berapa Kg? Ini Penjelasannya Sesuai Syariat Islam
-
20 Kata-kata Ucapan Idul Adha yang Menyentuh Hati, Paling Tulus untuk Keluarga dan Sahabat
-
5 Obat Penumbuh Rambut Terbaik di Apotek, Solusi Rontok dan Botak
-
4 Serum Pencerah Lokal BPOM untuk Kulit Kusam agar Wajah Terlihat Lebih Glowing
-
Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026? Ini Panduan Lengkap dan Bacaan Niatnya
-
5 Sepatu Lari Hoka dengan Bantalan Super Empuk untuk Daily Run hingga Long Run
-
Visual Storytelling, Tren Baru Suarakan Pentingnya Jaga Alam dan Satwa Liar
-
Bedak Padat Hanasui Agar Natural Pakai Shade Berapa? Ini 5 Pilihan yang Bisa Disesuaikan
-
4 Pore Filler Primer untuk Menyamarkan Pori-Pori agar Makeup Tampak Lebih Mulus
-
Alasan Mengapa Banyak Orang Selalu Menantikan Arigato Indonesia Setiap Tahun