Lifestyle / Komunitas
Rabu, 08 April 2026 | 22:33 WIB
Tim Moneyfesteam memenangkan peringkat pertama Brandstorm 2026, siap terbang ke Paris, Prancis pada Juni 2026 untuk bersaing dengan perwakilan dari 63 negara (Suara.com/CNR ukirsari)

Suara.com - L’Oréal Brandstorm 2026 kembali membuktikan bahwa inovasi anak muda Indonesia mampu bersaing di level dunia. Tahun ini, kompetisi inovasi terbesar yang telah digelar kurun 33 tahun secara global, serta berlangsung 18 kali di Indonesia, mengusung tema ‘Craft the Future of Luxury Fragrance’.

Kejuaraan itu menantang generasi muda untuk menciptakan masa depan industri wewangian mewah berbasis teknologi.

Antusiasme peserta 2026 melonjak drastis dengan 11.489 pendaftar, atau mengalami kenaikan dua kali lipat di mana peserta tahun lalu mencapai 7.611 partisipan. Hal ini sejalan dengan pesatnya pertumbuhan pasar parfum di Indonesia yang mencapai nilai Rp4 triliun pada 2025. Konsumen kini tidak lagi sekadar mencari aroma yang wangi, tapi sangat memperhatikan aspek personalisasi, ketahanan aroma (longevity), hingga jejak wangi (sillage).

Benjamin Rachow, President Director L’Oréal Indonesia (Suara.com/CNR ukirsari)

“Sebagai perusahaan kecantikan terbesar di dunia, L’Oréal berkomitmen untuk memperkuat industri dan talenta kecantikan masa depan. Agar tetap relevan di tengah cepatnya perubahan industri, kami menyadari peran penting inovasi tidak hanya dalam pengembangan produk tetapi juga cara kami menarik dan membimbing talenta muda yang inovatif,” jelas Benjamin Rachow, President Director L’Oréal Indonesia, yang menegaskan pentingnya ajang ini bagi masa depan industri parfum atau wewangian.

Setelah melalui penilaian ketat yang menggabungkan kreativitas, penguasaan teknologi, dan pemahaman mendalam terhadap konsumen, Tim Moneyfesteam dari Institut Teknologi Bandung (ITB) keluar sebagai pemenang nasional.

Tim Moneyfesteam dari ITB memberikan definisi bagaimana parfum menjadi barang kebutuhan penghasil cuan (Suara.com/CNR ukirsari)

Inovasi mereka, "Azzaro Quintessence" berhasil mencuri perhatian juri karena mendefinisikan ulang cara orang menggunakan parfum melalui ekosistem yang pintar dan sangat personal.

Maria Adina, General Manager L’Oréal Luxe Division Indonesia, menambahkan bahwa tren parfum kini sudah bergeser menjadi kebutuhan emosional.

“Fragrance kini menjadi bagian dari ekspresi diri yang semakin mengarah pada pengalaman terpersonalisasi, berbasis teknologi, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Hal ini tercermin dari penggunaan teknologi seperti Scent-Sation dari YSL Beauty yang menggunakan sensor EEG untuk membaca emosi konsumen.

Baca Juga: BRI Salurkan KUR Rp31,42 Triliun, Dorong Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan

L’Oréal menaungi 37 global brands atau merek internasional (Suara.com/CNR ukirsari)

Bagi para peserta, Brandstorm bukan sekadar lomba, melainkan pintu gerbang karier. Victoria Aswien, Chief Human Resource Officer L’Oréal Indonesia, mengungkapkan bahwa sekitar 25 persen karyawan muda di perusahaan mereka direkrut melalui jalur ini mulai lima tahun terakhir.

“Brandstorm menantang generasi muda menciptakan solusi inovatif. Kami mempertimbangkan peserta terbaik masuk ke dalam talent pool untuk program internship maupun Management Trainee,” ungkap Victoria Aswien.

Kemenangan ini membawa Tim Moneyfesteam terbang ke Paris, Prancis pada Juni 2026 untuk bersaing dengan perwakilan dari 63 negara lainnya, membawa harapan besar bagi Indonesia untuk meraih gelar juara dunia.

“Kami sangat berterima kasih kepada L’Oréal dan Brandstorm yang sudah memberikan kesempatan bagi kami sebagai mahasiswa untuk belajar, bereksperimen, dan mengembangkan ide yang berdampak. Melalui Azzaro Quintessence, kami ingin menunjukkan bahwa fragrance bisa menjadi lebih dari sekadar produk, tapi sebuah pengalaman yang smart, practical, dan personalized, sesuai berbagai momen dalam keseharian. Konsep ini juga mendorong kami untuk berpikir lebih inklusif dan berkelanjutan dalam menciptakan inovasi,” sambut Tim Moneyfesteam.

Mereja juga menambahkan bahwa dalam putaran kejuaraan global Brandstorm 2026 di Paris nanti, unsur wewangian Nusantara seperti jasmine dan patchouli akan menjadi bagian dari material andalan. ***

Load More