Suara.com - Wali Kota Medan Bobby Nasution baru-baru ini memberikan sindiran kepada pendukung paslon nomor urut 01, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. Menantu Jokowi ini menyentil seharusnya pihak 01 tidak perlu membanggakan pencapaian membangun stadion.
Adik ipar Gibran Rakabuming Raka ini mengatakan, pembangunan stadion tidak pantas disombongkan. Ia seolah mengacu pada pembangunan Jakarta International Stadium atau JIS.
Menurutnya, ia juga bisa membangun stadion untuk kota Medan. Begitu pula Gibran, kata Bobby, juga sudah berhasil membangun stadion di kota Solo, Jawa Tengah. Ia menilai membangun stadion bukan hal sulit selama ada anggaran.
Dalam kesempatan ini, Bobby turut mengkampanyekan paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Gibran. Ia menilai paslon yang didukungnya itu tidak cuma pintar berbicara, melainkan sudah terbukti bisa bekerja dan meraih pencapaian.
Lantas, seperti apakah biodata dan pendidikan Bobby Nasution, menantu Jokowi yang serang Anies soal JIS?
Profil dan Pendidikan Bobby Nasution
Bobby Nasution merupakan menantu Presiden Jokowi. Ia menikahi anak perempuan Jokowi satu-satunya, Kahiyang Ayu, pada 8 November 2017 silam. Pria kelahiran Medan, 5 Juli 1991 ini berusia lebih muda ketimbang istrinya.
Pemilik nama lengkap Bobby Afif Nasution ini bukanlah orang sembarangan. Ia merupakan putra dari mantan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (Persero) IV, Erwin Nasution dan Ade Hanifiah Siregar.
Pekerjaan sang ayah membuat Bobby kecil kerap berpindah-pindah tempat tinggal, mengikuti lokasi penugasan ayahnya. Mantan kader PDIP ini mengawali pendidikan dasar di SD Muhammadiyah 2 Pontianak.
Baca Juga: Analisa 'Serangan' Masif Ahok ke Jokowi: Blunder atau Sengaja Gerus Suara Ganjar-Mahfud?
Setelah lulus, ia melanjutkan SMP dan SMA di Bandar Lampung. Ia bersekolah di SMP Negeri 22 Bandar Lampung, kemudian lanjut ke SMA Negeri 9 Bandar Lampung.
Bobby melanjutkan pendidikan tinggi di Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor (IPB). Tak tanggung-tanggung, ia juga langsung mengambil pendidikan master setelah lulus S1 di perguruan tinggi yang sama.
Pria keturunan Tapanuli ini ternyata pernah terjun ke dunia sepak bola. Ia menjabat sebagai manajer di klub Medan Jaya, di mana klub ini disegani pada era Galatama ataupun Divisi Utama Liga Indonesia.
Sejak tahun 2011, tepatnya saat usianya masih 20 tahun, Bobby sudah menjajal bisnis properti. Ia memulai bisnis dengan membeli rumah, lalu merenovasinya dan menjual kembali.
Setelah berkembang, bapak tiga anak ini kemudian berhasil membangun beberapa rumah. Puncaknya, ia terlibat dalam proyek Malioboro City di Yogyakarta.
Merasa sudah punya pengalaman mumpuni, Bobby memutuskan bergabung dengan perusahaan raksasa properti, Takke Group pada bulan November 2016. Di sana ia menjabat sebagai Direktur Marketing. Ia juga menjadi pemegang saham Takke Group sebesar 10-20 persen.
Berita Terkait
-
Analisa 'Serangan' Masif Ahok ke Jokowi: Blunder atau Sengaja Gerus Suara Ganjar-Mahfud?
-
Di Balik Pernyataan Prabowo, Sahat Simatupang Sebut Ada Kesaksian Yusril soal Gerakan 212
-
Kampanye di Bandung, Cak Imin: Perubahan Bukan Sekadar Angan
-
Pesan Anies buat Menteri Bahlil yang Ngoceh Skenario Kampus Kritik Jokowi
-
Beda Gaya Kampanye Akbar 3 Paslon Capres Cawapres: Undang Komika, Konser, hingga Pawai Gerobak Sapi
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien