Jauh dari sana, yakni pada tahun 2003, Pratikno turut dipercaya menjabat posisi lain di UGM. Di mana saat itu ia menjadi Direktur dan Pengajar Program S2 untuk Prodi Ilmu Politik Konsentrasi Politik Lokal dan Otonomi Daerah.
Respons Ari Dwipayana
Ari Dwipayana merespon pernyataan dari pihak UGM itu. Ia mengucapkan terima kasih dan memahami perbedaan pendapat di masyarakat maupun tokoh akademik. Menurutnya, hal ini adalah gambaran demokrasi yang sehat.
"Terima kasih atas 'surat cinta' adik-adik mahasiswa (UGM) kepada saya dan Prof Pratikno," ujar Ari Dwipayana kepada wartawan, Selasa (13/2/2024).
"Dalam masyarakat akademik, kritik dan perdebatan adalah sesuatu yang menyehatkan. Karena itu kita harus terus menjaga budaya akademik dengan pemikiran yang kritis, terbuka, menghargai keragaman perspektif, disertai semangat kontribusi bagi kemaslahatan bersama," lanjutnya.
Ari menyebut dirinya dan Pratikno akan berkomitmen menjaga integritas serta memperkuat demokrasi di pemerintahan. Tak lupa, keduanya bakal membangun tata kelola pemerintahan yang efektif demi kemajuan negara.
"Saya dan Prof Pratikno memiliki komitmen yang sama untuk menjaga integritas, memperkuat demokrasi, membangun tata kelola pemerintahan yang baik dan efektif, serta mencurahkan energi untuk kemajuan bangsa dan negara," kata Ari.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Baca Juga: Dituding Istana Sebagai Suara Partisan, Guru Besar UGM Prof Koentjoro: Saya Tersinggung!
Berita Terkait
-
Dituding Istana Sebagai Suara Partisan, Guru Besar UGM Prof Koentjoro: Saya Tersinggung!
-
Hasto Ungkap Pertemuan Mahfud MD dengan Ketua Umum Partai Pengusung Sebelum Bertemu Pratikno
-
Hasto Bantah Pertemuan Mahfud dan Pratikno Bahas Pengunduran Diri dari Menko Polhukam
-
Mahfud Belum Sampaikan Surat Pengunduran Diri ke Pratikno, Cuma Sampaikan Permohonan Mau Bertemu Jokowi
-
Mahfud MD Temui Mensesneg Pratikno Senin Malam, Resmi Undur Diri dari Menko Polhukam?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
-
Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!
-
Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita
-
Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor