Suara.com - Anak dari presenter sekaligus mantan anggota band Clubeighties, Vincent Rompies diduga jadi salah satu bagian komplotan genk yang melakukan perundungan di SMA Binus Serpong.
Menurut kabar yang beredar, pemilik nama lengkap Farell Legolas Rompies ikut membantu komplotannya melakukan tindak penganiyaan dengan cara mengikat tangan korban dengan mengunakan tali gorden.
Sejak kabar tersebut mencuat ke pemukaan, tak sedikit warganet yang menyangka kalau perundungan itu terjadi di SMA Binus Serpong, yang merupakan sekolah berskala international.
Beberapa sumber menyebutkan, biaya pendidikan di sekolah itu terbilang tinggi, yakni mencapai Rp10 juta perbulan untuk biasa SPP.
Sehingga diperkirakan, orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya disana harus menyiapkan dana sekitar Rp 60-100 juta untuk biaya pangkal.
Dengan biaya sekolah anak yang terbilang tidak murah, dari mana saja sumber harta kekayaan Vincent Rompies?
Hingga kini tidak diketahui dengan pasti berapa total kekayaan yang dimiliki Vincent. Namun hal itu bisa diperkirakan dengan melihat sejumlah sumber penghasilan yang ia miliki, diantaranya adalah:
1. Grup Band
Sebelum terjun ke dunia presenter dan komedi, Vincent bersama rekannya, Desta, tergabung dalam grup band yang bernama Clubeighties.
Baca Juga: Siapa Edwin Tobing? Anaknya Diduga Ikut Terlibat Bullying Bersama Putra Vincent Rompies
Band ini cukup terkenal di awal era 2000-an dengan sejumlah single lagu yang digemari muda-mudi kala itu.
Hal itu pula yang akhirnya melambungkan nama Vincent, hingga dirinya merambah ke dunia hiburan lainnya, seperti film layar lebar, skesta komedi dan presenter.
Namun sayangnya, pada 2011, Vincent dan Desta memutuskan untuk mengundurkan diri dari Clubeikghties. Meski begitu, Vincent tetap berkecimpung di dunia musik dengan grup band The Cash dan Goodnight Electric.
Lewat penampilan panggung dan penjualan hasil rekaman, Vincent mendapatkan pedapatan yang stabil di industri musik.
2. Aktor film layar lebar
Tidak hanya piawai dalam bermain alat musik, Vincent juga ternyata bisa jago akting terutama dalam film bergenre komedi.
Berita Terkait
-
Siapa Edwin Tobing? Anaknya Diduga Ikut Terlibat Bullying Bersama Putra Vincent Rompies
-
Bullying Di SMA Binus School Serpong Terjadi Tanggal 2 Dan 13 Februari, Polisi Kumpulkan Bukti-bukti
-
Biaya Sekolah Legolas Telan Rp1,2 M, Segini Taksiran Gaji Vincent Rompies
-
Kasus Lanjut, Korban Bully dari Anak Vincent Rompies Bakal Tes Psikologis di Kantor Polisi
-
KPAI: Jangan Bully Balik Pelaku Bullying Siswa SMA Binus Serpong yang Libatkan Anak Vincent Rompies
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?
-
Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
-
Semangat Kemerdekaan, Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Membangun Daerah yang Berdaulat dan Makmur
-
BMW Puncaki Daftar Penjualan Mobil Mewah Meski Pasar Premium Sedang Lesu
-
4 Rekomendasi Obat Totol Flek Hitam Paling Ampuh, Ada yang Hasilnya Kelihatan dalam 7 Hari
-
Eks Member JKT 48 Tegur Keras Anak Buah Erick Thohir: Jujur Aku Kecewa!
-
Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas
-
Bukan Sekadar Mediasi, KPAI Minta Pemulihan Korban Bullying SMPN 1 Blora Jadi Prioritas
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal