Suara.com - Terpilihnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) digambarkannya sebagai hal yang serba mendadak.
Namun, tak banyak orang percaya tentang hal yang disampaikan putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pasalnya, saat acara pelantikan, istrinya Annisa Pohan dan putri mereka Almira tampak mengenakan kebaya kembar yang cantik.
Hal tersebut, seakan-akan sudah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari. Hal tersebut pun disampaikan oleh seorang netizen di TikTok di postingan @kiranaanjani7335.
"Kata AHY dia ditelp dadakan mau dilantik jadi menteri kok annisa sama anaknya udah punya kebaya seragam ya," tanya seorang warganet.
Menjawab hal tersebut, rupanya Annisa dan Almira mengenakan kebaya lama yang pernah mereka kenakan sebelumnya di Idul Fitri 2023 lalu. Kebaya tersebut mereka pakai saat melakukan foto keluarga bersama SBY dan iparnya Ibas Yudhoyono, Aliya Rajasa dan anak-anak mereka.
Bedanya dalam video yang beredar, jika saat Lebaran 2023 lalu, Annisa dan Almira memasangkannya dengan kain songket biru silver yang mewah, pada pelantikan lalu, keduanya memadukan kebaya bermaterial lace dengan kain batik berwarna hitam emas.
Kebaya itu dipercantik dengan payet dan detil selendang tule yang disampirkan di bahu masing-masing. Untuk melengkapi penampilan mereka, Annisa dan Almira juga mengenakan aksesoris berupa kalung dan anting.
Sementara itu, ibu dan anak ini juga menyanggul rambut mereka dengan gaya yang modern. Ia mempercayakan riasan wajahnya dengan MakeUp Artist (MUA) Barry Irawan.
"Ini foto keluarga pak sby tahun kemaren 2023 waktu merayakan idul fitri. Pentingnya husnuzon ya buk ibu. Siapapun mentri yg terpilih itu hak prerogatif presiden. Dan pastinya presiden lebih tau siapa2 yg layak mendampingi dan membantu beliau dlm mengurus negara disisa masa jabatannya," ucap akun tersebut.
Baca Juga: Kirim Ucapan Selamat, Anies Berharap Ini Usai AHY Jadi Menteri Jokowi
Seperti diketahui, ketua Umum Partai Demokrat itu sempat mengungkap pada Senin 19 Februari 2024 malam, dia mendapat panggilan telepon dari Menteri Sekretaris Negara, Pratikno yang bertanya apakah dirinya ada di Jakarta saat ini atau tidak.
"Dan beliau kemudian menyampaikan, saya diterima oleh Pak Presiden Jokowi di Istana Merdeka, kemarin Selasa jam 8,” kata AHY yang sehari setelahnya, dia pun dilantik menjadi menteri ATR/BPN.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?